News Flash :

ikuti dan baca tentang penggelapan dana pengadaan Komputer oleh oknum Dinas Lamongan pada tanggal 1 September 2010

HUBUNGAN BILATERIAL INDONESIA - MALAYSIA MEMANAS

PELANTIKAN WALIKOTA SURABAYA DILAKSANAKAN SETELAH LEBARAN

AWAS PENIPUAN GENDAM

Propam Polda Jatim Tangani Kasus Penembakan Marinir Secara Terbuka

Busyro dan Bambang Calon Ketua KPK

Walikota Jambi Dituntut TegasDalam Kasus Narkoba

Peresmian RS BDH Diresmikan Tanpa Perda

Pengedar Video Porno di tangkap Kepolisian Surabaya

pengusaha Perumahan Kemplang Uang Pasutri Kediri,dengan dalih memberi jaminan Cek Kosong

korban dari pelayanan Dokter Lamongan,Minta ganti rugi akibat ke butaannya

Polisi Temukan siapa pengunduh Video Ariel,

UPTD Dinas Perhubungan Kota Surabaya lakukan Pelanggaran Proses Uji Kir

Penangkapan Tukang pakir di harapkan jangan tebang pilih,dalam satu lokasi. harusnya penegak hukum bertindak Kooperatif

pengurus Taman Bungkul Sby.meminta agar kinerja Satpol PP Kooperaktif

 

menu.jpg
2010-07-28 
Polres Kediri Tutup Mata,?.
Polres Kediri Tolak Laporan,Dan Terkesan Di Ping Pong
Kediri,analisapublik dot com
Terkait adanya laporan tentang pemalsuan surat keterangan untuk pengajukan perceraian di pengadilan agama kab kediri yang dilakukan oleh Bangun(41)
tercatat sebagai kaur keuangan di desa payaman kec pelemahan kab kediri.
Yang bersangkutan telah memalsu tanda tangan dan stampel kades Payaman Darmadi.Dalam aksinya dia bekerja sama dengan modin desa banjarejo pelemahan kab kediri,dan majelis hakim pengadilan agama kab kediri menyetujui dan sudah putusan cerai.
Dari ulah yang diperbuat oleh Bangun membuat mantan istrinya Isrofin(30) marah dan melaporkan ke pihak kepolisian.
Tapi anehnya pada waktu pelaporan rabu(28/7)di mapolres kediri,Isrofin yang didampingi oleh kakaknya Mashudi malah terkesan diping pong,serta diarahkan oleh petugas SPK yang piket untuk ke bagian penyidikan.
Laporan dari Isrofin ditolak mentah mentah dengan alasan tidak cukup bukti oleh salah satu anggota polisi yang bernama Marjuki bagian penyidik,padahal dia(isrofin.red) juga membawa dan memperlihatkan fotocopi surat keterangan yang dipalsukan oleh Bangun serta bentuk tanda tangan dan stampel yang asli dari kades.
Ditempat terpisah selasa (27/7)Darmadi kades payaman menjelaskan bahwa Bangun pernah saya panggil ke kantor desa dan mengakui telah memalsukan tanda tangan dan stampel desa"terangnya.
Dan permasalahan ini pernah juga dilaporkan tapi terkesan tidak ditanggapi serta pernah salah satu anggota dari polres kediri yang bernama Bambang beberapa hari lalu menelpon saya(Darmadi.red)untuk menanyakan nomer telepon bangun"imbuhnya.(team)
Untitled Document
   :: Baca Juga   
:: Home | Kontak Kami   

Copyright © 2009 analisapublik.com All Right Reserved