News Flash :

ikuti dan baca tentang penggelapan dana pengadaan Komputer oleh oknum Dinas Lamongan pada tanggal 1 September 2010

HUBUNGAN BILATERIAL INDONESIA - MALAYSIA MEMANAS

PELANTIKAN WALIKOTA SURABAYA DILAKSANAKAN SETELAH LEBARAN

AWAS PENIPUAN GENDAM

Propam Polda Jatim Tangani Kasus Penembakan Marinir Secara Terbuka

Busyro dan Bambang Calon Ketua KPK

Walikota Jambi Dituntut TegasDalam Kasus Narkoba

Peresmian RS BDH Diresmikan Tanpa Perda

Pengedar Video Porno di tangkap Kepolisian Surabaya

pengusaha Perumahan Kemplang Uang Pasutri Kediri,dengan dalih memberi jaminan Cek Kosong

korban dari pelayanan Dokter Lamongan,Minta ganti rugi akibat ke butaannya

Polisi Temukan siapa pengunduh Video Ariel,

UPTD Dinas Perhubungan Kota Surabaya lakukan Pelanggaran Proses Uji Kir

Penangkapan Tukang pakir di harapkan jangan tebang pilih,dalam satu lokasi. harusnya penegak hukum bertindak Kooperatif

pengurus Taman Bungkul Sby.meminta agar kinerja Satpol PP Kooperaktif

 

menu.jpg
2010-01-04 
AKLI Cab. Kediri :
Tarif Pemasangan Listrik Dasarnya Kesepakatan
Kediri-Analisapublik dot com
“AKLI itu organisasi mas seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia) jadi untuk penentuan tariff dasarnya adalah kesepakatan kedua belah pihak sama-sama setuju jadi mengapa harus di permasalahkan?ini tidak jauh beda dengan orang yang jualan Lombok, pedagang berhak menentukan harga yang penting pembeli setuju.terus mengapa orang jualan Lombok tidak kamu permasalahkan?” tandas Handoko, SH selaku ketua AKLI cab Kediri ketika ditemui di kediamannya sambil menunjukan berita di Koran Analisapublik dot com.
Di saat itu pula dia menambahkan bahwa sudah tidak mampu lagi untuk berkomentar apa-apa terkait pemberitaan yang telah di munculkan oleh Koran ini (analisapublik dot com) “saya tidak bias mengomentari pemberitaan ini, kalau memang saya korupsi atau melakukan pungli (pungutan liar) itu yang mana?” ungkapnya ketika wartawan meminta tanggapannya tentang perihal pemberitaan yang menyangkut namanya dan organisasi yang dipimpinnya.
Menurut Handoko S.H akibat setelah munculnya berita dirinya menjadi bahan pembicaraan di tingkat DPD Jawa Timur “dan masalah ini sudah menjadi pembicaraan tingkat DPD AKLI Jawa Timur dan kita akan merapatkan barisan untuk menyikapi pemberitaan tersebut” tambah Handoko
Komentar yang terlontar oleh Handoko ini berbalik 180 derajat dibanding ketika pertama kali wartawan Analisapublik dot com mengkonfirmasi dia terkait penemuan kejanggalan dalam pema-sangan instalasi listrik di masyarakat. Pasalnya mas-yarakat belum pernah mendapat sosialisasi mengenai biaya pemasangan baru instalasi listrik hingga di jadikannya ajang pungli oleh oknum-oknumnya.
Biaya pemasangannya pun bervariatif mulai dari 2,7 juta hingga mencapai 5 juta semua itu tergantung dari daya dan letak daerah pemasangan. “Sudah 6 bulan sejak pemasangan listrik belum menyala menurut petuganya sih daerah sini sulit padahal saya sudah titip uang 1,5juta dari jumlah 5 juta untuk pasang 1300 Kwh” ungkap salah seorang warga yang merasa di rugikan karena adanya ketidakprofesionalnya kinerja dari CV yang juga anggota AKLI cabang Kediri.
Namun dengan demikian AKLI sendiri pun seakan tutup mata atas kenakalan “anak didiknya” yang nota-bene AKLI telah di percaya oleh PLN untuk menjadi rekanan terhadap pemasangan Instalasi-instalasi listrik.(tyo/sur)

Untitled Document
   :: Baca Juga   
:: Home | Kontak Kami   

Copyright © 2009 analisapublik.com All Right Reserved