News Flash :

ikuti dan baca tentang penggelapan dana pengadaan Komputer oleh oknum Dinas Lamongan pada tanggal 1 September 2010

HUBUNGAN BILATERIAL INDONESIA - MALAYSIA MEMANAS

PELANTIKAN WALIKOTA SURABAYA DILAKSANAKAN SETELAH LEBARAN

AWAS PENIPUAN GENDAM

Propam Polda Jatim Tangani Kasus Penembakan Marinir Secara Terbuka

Busyro dan Bambang Calon Ketua KPK

Walikota Jambi Dituntut TegasDalam Kasus Narkoba

Peresmian RS BDH Diresmikan Tanpa Perda

Pengedar Video Porno di tangkap Kepolisian Surabaya

pengusaha Perumahan Kemplang Uang Pasutri Kediri,dengan dalih memberi jaminan Cek Kosong

korban dari pelayanan Dokter Lamongan,Minta ganti rugi akibat ke butaannya

Polisi Temukan siapa pengunduh Video Ariel,

UPTD Dinas Perhubungan Kota Surabaya lakukan Pelanggaran Proses Uji Kir

Penangkapan Tukang pakir di harapkan jangan tebang pilih,dalam satu lokasi. harusnya penegak hukum bertindak Kooperatif

pengurus Taman Bungkul Sby.meminta agar kinerja Satpol PP Kooperaktif

 

menu.jpg
2010-01-11 
Indeks Pendidikan Jawa Timur Masih Rendah
Pendidika jatim lemah
Magetan-analisapublik.com-Sebagian besar tenaga pengajar di lingkungan pesantren yang ada di wilayah Jawa Timur dinilai Gubernur Jawa Timur Soekarwo belum punya kompetensi. Akibatnya indeks pendidikan di wilayah Jatim mejadi rendah.

Gubernur Jawa Timur yang akrab dipanggil Pak De Karwo ini mengatakan guna peningkatkan kualitas tenaga pengajar di Jawa Timur, pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp 499 miliar.

"Dana ini dianggarkan sebagai biaya pendidikan bagi tenaga guru agar lebih berkualitas dalam mengajar siswanya," kata Soekarwo, Minggu (10/01/2010).

Menurutnya dana tersebut akan digunakan untuk membiayai sebanyak 4 ribu guru juga untuk pembiayaan sekolah sampai jenjeng S1 bagi Pengajar pondok. Dengan cara ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah tenaga pengajar yang berkualitas serta mengantongi sertifkasi guru.

Sementara itu, Mendiknas Muhammad Nuh mengatakan telah mencanangkan program beasiswa bagi 20 ribu lulusan sekolah menengah atas, yang berpotensi pada tahun 2010 ini."Jadi jangan jadikan biaya sebagai alasan untuk tidak melajutkan sekolah," kata Soekarwo.

Ia menambahakan telah membuat komitmen dengan rektor dan direktur perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia agar membuka kelas beasiswa di semua jurusan dimiliki. Kelas beasiswa ini, dibuka untuk semua jurusan dan bukan hanya untuk yang sepi peminat dan kekurangan mahasiswa saja.

Untitled Document
   :: Baca Juga   
:: Home | Kontak Kami   

Copyright © 2009 analisapublik.com All Right Reserved