News Flash :

ikuti dan baca tentang penggelapan dana pengadaan Komputer oleh oknum Dinas Lamongan pada tanggal 1 September 2010

HUBUNGAN BILATERIAL INDONESIA - MALAYSIA MEMANAS

PELANTIKAN WALIKOTA SURABAYA DILAKSANAKAN SETELAH LEBARAN

AWAS PENIPUAN GENDAM

Propam Polda Jatim Tangani Kasus Penembakan Marinir Secara Terbuka

Busyro dan Bambang Calon Ketua KPK

Walikota Jambi Dituntut TegasDalam Kasus Narkoba

Peresmian RS BDH Diresmikan Tanpa Perda

Pengedar Video Porno di tangkap Kepolisian Surabaya

pengusaha Perumahan Kemplang Uang Pasutri Kediri,dengan dalih memberi jaminan Cek Kosong

korban dari pelayanan Dokter Lamongan,Minta ganti rugi akibat ke butaannya

Polisi Temukan siapa pengunduh Video Ariel,

UPTD Dinas Perhubungan Kota Surabaya lakukan Pelanggaran Proses Uji Kir

Penangkapan Tukang pakir di harapkan jangan tebang pilih,dalam satu lokasi. harusnya penegak hukum bertindak Kooperatif

pengurus Taman Bungkul Sby.meminta agar kinerja Satpol PP Kooperaktif

 

menu.jpg
2010-01-16 
Beras Rp 6.000, OP Belum Diperlukan
ANALISAPUBLIK.COM//-Harga beras di sejumlah pasar di Jatim mengalami kenaikan rata-rata di kisaran Rp 6.000 per kilogram. Namun pemerintah bersama Bulog menilai belum perlu dilakukan operasi pasar (OP) untuk stabilisasi harga.
Kepala Perum Bulog Divre Jatim Agusdin Fariedh mengatakan, ini sesuai Kepmendag Nomor 56 Tahun 2010, OP beras akan dilakukan jika harga di pasar mengalami kenaikan 15 persen dari bulan sebelumnya.
Sementara, sesuai data di Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, harga beras jenis medium di pasar Surabaya dan sekitarnya, masih Rp 6.000 per kilogram atau naik Rp 500 dari harga bulan lalu Rp 5.500 per kilogram.
“Tapi jika harga sudah mencapai Rp 6.350 atau naik 15 persen, kami akan segera menggelar OP. Namun saya berharap, harga tak akan naik sebesar itu,” kata Fariedh, di kantornya, Jumat (15/1).
Ia menjelaskan, kecenderungan naiknya harga beras di pasar dipengaruhi mundurnya musim tanam padi akibat kemarau yang berkepanjangan.
Meski begitu, Fariedh mengungkapkan, kenaikan harga beras cukup terkendali. Pihaknya juga siap menggelar OP, jika harga telah melampaui batas.
“Kita memiliki cukup banyak stok. Saat ini stok beras mencapai 249.000 ton dan mencukupi hingga 5,9 bulan ke depan,” ujar pejabat baru di Bulog Jatim ini.
Untuk meredam agar harga beras, pihaknya melakukan langkah percepatan penyaluran beras untuk rakyat miskin (raskin).
Untitled Document
   :: Baca Juga   
:: Home | Kontak Kami   

Copyright © 2009 analisapublik.com All Right Reserved