News Flash :

ikuti dan baca tentang penggelapan dana pengadaan Komputer oleh oknum Dinas Lamongan pada tanggal 1 September 2010

HUBUNGAN BILATERIAL INDONESIA - MALAYSIA MEMANAS

PELANTIKAN WALIKOTA SURABAYA DILAKSANAKAN SETELAH LEBARAN

AWAS PENIPUAN GENDAM

Propam Polda Jatim Tangani Kasus Penembakan Marinir Secara Terbuka

Busyro dan Bambang Calon Ketua KPK

Walikota Jambi Dituntut TegasDalam Kasus Narkoba

Peresmian RS BDH Diresmikan Tanpa Perda

Pengedar Video Porno di tangkap Kepolisian Surabaya

pengusaha Perumahan Kemplang Uang Pasutri Kediri,dengan dalih memberi jaminan Cek Kosong

korban dari pelayanan Dokter Lamongan,Minta ganti rugi akibat ke butaannya

Polisi Temukan siapa pengunduh Video Ariel,

UPTD Dinas Perhubungan Kota Surabaya lakukan Pelanggaran Proses Uji Kir

Penangkapan Tukang pakir di harapkan jangan tebang pilih,dalam satu lokasi. harusnya penegak hukum bertindak Kooperatif

pengurus Taman Bungkul Sby.meminta agar kinerja Satpol PP Kooperaktif

 

menu.jpg
2010-01-17 
Keroyok Polisi, Enam Oknum Bonek Diamankan
Pasca Pertemuan Persebaya melawan Arema
Surabaya-analisapublik.com-Pertandingan Persebaya versus Arema sudah berakhir dengan kemenangan Persebaya 2-0 atas Arema. Tapi masih ada cerita dibalik pertandingan big match tersebut.Seusai pertandingan, enam pendukung Persebaya, harus berurusan dengan polisi. Mereka ditangkap petugas Reskrim Polsek Wonocolo usai mengeroyok dua anggota Dalmas Polda Jatim. Seperti yang dilakukan enam Bonek asal Tambak Sawah, Waru, Sidoarjo. Mereka adalah Faisol Arif (17); Rukin (19); Adi Susilo (19); Khudori (18); Adi Salam (20) dan Fauzi (19).

Kapolsek Wonocolo AKP Esti Setija Oetami menuturkan peristiwa tersebut terjadi seusai pertandingan Persebaya versus Arema. "Seusai pertandingan, puluhan Bonek asal Tambak Sawah ini menumpang di bak terbuka. Di bak itu, mereka merayakan kemenangan Persebaya dengan bernyanyi," ujarnya.

Tak hanya itu, puluhan Bonek itu juga mengibar-ngibarkan bendera Persebaya. Mereka tak peduli dengan pengguna jalan lain. Meski mereka mengibarkan bendera dengan tongkat. "Nah saat melintas di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Bank BCA. Ayunan kayu para Bonek ini mengenai kepala dua anggota Dalmas yang memakai jaket. Para Bonek itu lalu ditegur," terang Esti.

Teguran ini bukannya membuat Bonek meminta maaf, malah mengeroyok dua anggota Dalmas tadi. Beruntung di sekitar lokasi ada petugas reskrim Polsek Wonocolo yang sedang nge-pam. "Mereka itu langsung kita amankan ke Polsek. Tapi setelah dilakukan pemeriksaan hanya enam Bonek yang terbukti melakukan pengeroyokan," kata Esti.

Kini akibat perbuatannya, keenam Bonek itu harus menjalani pemeriksaan di Polsek Wonocolo.
Untitled Document
   :: Baca Juga   
:: Home | Kontak Kami   

Copyright © 2009 analisapublik.com All Right Reserved