News Flash :

ikuti dan baca tentang penggelapan dana pengadaan Komputer oleh oknum Dinas Lamongan pada tanggal 1 September 2010

HUBUNGAN BILATERIAL INDONESIA - MALAYSIA MEMANAS

PELANTIKAN WALIKOTA SURABAYA DILAKSANAKAN SETELAH LEBARAN

AWAS PENIPUAN GENDAM

Propam Polda Jatim Tangani Kasus Penembakan Marinir Secara Terbuka

Busyro dan Bambang Calon Ketua KPK

Walikota Jambi Dituntut TegasDalam Kasus Narkoba

Peresmian RS BDH Diresmikan Tanpa Perda

Pengedar Video Porno di tangkap Kepolisian Surabaya

pengusaha Perumahan Kemplang Uang Pasutri Kediri,dengan dalih memberi jaminan Cek Kosong

korban dari pelayanan Dokter Lamongan,Minta ganti rugi akibat ke butaannya

Polisi Temukan siapa pengunduh Video Ariel,

UPTD Dinas Perhubungan Kota Surabaya lakukan Pelanggaran Proses Uji Kir

Penangkapan Tukang pakir di harapkan jangan tebang pilih,dalam satu lokasi. harusnya penegak hukum bertindak Kooperatif

pengurus Taman Bungkul Sby.meminta agar kinerja Satpol PP Kooperaktif

 

menu.jpg
2010-01-20 
Warga Kedung Baruk Nglorok Pabrik
Pagar di bongkar paksa oleh warga
Surabaya-analisapublik.com-Warga Kedung Baruk Tengah Ngelorog PT Multi Arta Graha (MAG), Senin (18/1). Sekitar 100 orang bergerombol di depan pintu perusahaan yang memproduksi kaca tersebut. Dalam aksinya tidak ada yel-yel layaknya demo buruh atau mahasiswa, tapi mereka hanya duduk-duduk di depan pintu masuk pabrik. Ketika ada mobil pabrik yang keluar-masuk halaman perusahaan langsung disoraki oleh ibu-ibu, “Woo, woo,” teriak salah seorang ibu.

Demo ini sempat menyita perhatian aparat Kecamatan Rungkut dan kepolisian.Petugas kecamatan dan polisi hanya mengantisipasi untuk mencegah kejadian anarkis.Mereka pun terlihat duduk-duduk santai.

Ny Tutik, warga setempat mengatakan, warga mengakui jalan setapak dengan lebar 1 meter dan panjang sekitar 40 meter yang menuju ke kampungnya adalah milik PT MAG. Namun, ada kabar jalan tersebut akan ditutup PT MAG untuk pengembangan perusahaan tersebut.

Mengingat ada wacana akan ditutup warga menjadi resah. Sebab, kalau ditutup warga akan kesulitan keluar-masuk ke kampungnya. “Kami masih bisa keluar kampung tanpa melalui jalan setapak ini, tapi kalau jalan ini ditutup kami akan memutar kampung sebelah yang jaraknya cukup jauh, yakni sekitar 1 km. Kan susah bagi warga di sini,” ungkapnya.

Warga menutut agar jalan setapak yang menuju perkampungan rumahnya tidak ditutup PT MAG. Harapannya jalan setapak tetap difungsikan seperti sekarang.

Mengingat, keberadaan jalan ini sudah ada sejak sebelum PT MAG mendirikan bangunan di tempatnya yang sekarang. “Kami sangat butuh jalan ini, kami harapkan PT MAG memahami,” katanya.

Warga pun akan mengadu ke Kecamatan Rungkut. Minimal pihak kecamatan menjembatani keinginan warga dengan pihak PT MAG. Intinya, agar kepentingan warga dimaklumi PT MAG.

Camat Rungkut, Irvan Widiyanto mengatakan, pihaknya akan menjembatani kepentingan warga dengan PT MAG. Harapannya, agar masalah ini bisa terpecahkan dengan menguntungkan semua pihak. “Kalau bisa ada jalan keluar. Kalau ditutup solusinya apa dan kalau tidak kesepakatannya apa, ini yang akan kami cari,” kata Irvan.

Menurutnya, warga sudah mengakui kalau tanah di jalan setapak menuju kampung adalah milik PT MAG. Namun, jangan sampai masalah ini tidak ada solusinya atau merugikan warga. Bila ada solusi yang baik sudah tentu akan menguntungkan semua pihak. Warga tetap enak dan PT MAG juga tetap beraktivitas seperti biasa. “Hari ini kami akan panggil pihak perusahaan dan warga untuk berdialog bersama,” tandasnya.



Untitled Document
   :: Baca Juga   
:: Home | Kontak Kami   

Copyright © 2009 analisapublik.com All Right Reserved