News Flash :

ikuti dan baca tentang penggelapan dana pengadaan Komputer oleh oknum Dinas Lamongan pada tanggal 1 September 2010

HUBUNGAN BILATERIAL INDONESIA - MALAYSIA MEMANAS

PELANTIKAN WALIKOTA SURABAYA DILAKSANAKAN SETELAH LEBARAN

AWAS PENIPUAN GENDAM

Propam Polda Jatim Tangani Kasus Penembakan Marinir Secara Terbuka

Busyro dan Bambang Calon Ketua KPK

Walikota Jambi Dituntut TegasDalam Kasus Narkoba

Peresmian RS BDH Diresmikan Tanpa Perda

Pengedar Video Porno di tangkap Kepolisian Surabaya

pengusaha Perumahan Kemplang Uang Pasutri Kediri,dengan dalih memberi jaminan Cek Kosong

korban dari pelayanan Dokter Lamongan,Minta ganti rugi akibat ke butaannya

Polisi Temukan siapa pengunduh Video Ariel,

UPTD Dinas Perhubungan Kota Surabaya lakukan Pelanggaran Proses Uji Kir

Penangkapan Tukang pakir di harapkan jangan tebang pilih,dalam satu lokasi. harusnya penegak hukum bertindak Kooperatif

pengurus Taman Bungkul Sby.meminta agar kinerja Satpol PP Kooperaktif

 

menu.jpg
2010-07-09 
Google H2C Nantikan Keputusan China
ANALISAPUBLIK.COM//-Google tengah harap-harap cemas menanti keputusan pemerintah China mengenai pembaharuan lisensi perusahaannya untuk beroperasi di Negeri Tirai Bambu itu. Sementara itu, pemerintah China masih meninjau pembaharuan lisensi tersebut.
Hal ini dikemukakan juru bicara Google China Marsha Wang seraya menjelaskan, bahwa lisensi ICP (Internet Content Provider) mereka masih berlaku selama pemerintah setempat tidak dengan tegas menolaknya.
"Lisensi kami masih berlaku hingga 2012. Setiap tahunnya lisensi tersebut perlu ditinjau ulang," kata wang seperti dilansir AFP dan dikutip detikINET, Jumat (9/7/2010).
Dia menyebutkan, pemerintah China harus segera menentukan keputusan sebelum 2012. "Kami tidak menerima pemberitahuan atau informasi apa pun yang menyatakan bahwa lisensi kami sudah tidak berlaku lagi," tambah Wang.
Sementara itu, perwakilan Kementerian Teknologi Industri dan Informasi China menyebutkan mereka masih mempertimbangkan lisensi Google tersebut.
"Kami perlu waktu untuk meninjaunya karena mereka (Google) terlambat menyerahkan berkas," ujar juru bicara yang enggan disebutkan namanya itu. Dia pun menambahkan, belum bisa memberitahukan kapan pihaknya segera memberi balasan kepada Google.
Seperti diketahui, raksasa internet Google terlibat perseteruan dengan pemerintah China terkait kebijakan censorship di negeri Tirai Bambu tersebut. Saat ini, sangat penting bagi Google menantikan keputusan China atas lisensi ICP mereka, mengingat ICP merupakan hal vital bagi operasional mereka di negara dengan jumlah pengguna internet mencapai 400 juta orang itu.(ap)
Untitled Document
   :: Baca Juga   
:: Home | Kontak Kami   

Copyright © 2009 analisapublik.com All Right Reserved