News Flash :

ikuti dan baca tentang penggelapan dana pengadaan Komputer oleh oknum Dinas Lamongan pada tanggal 1 September 2010

HUBUNGAN BILATERIAL INDONESIA - MALAYSIA MEMANAS

PELANTIKAN WALIKOTA SURABAYA DILAKSANAKAN SETELAH LEBARAN

AWAS PENIPUAN GENDAM

Propam Polda Jatim Tangani Kasus Penembakan Marinir Secara Terbuka

Busyro dan Bambang Calon Ketua KPK

Walikota Jambi Dituntut TegasDalam Kasus Narkoba

Peresmian RS BDH Diresmikan Tanpa Perda

Pengedar Video Porno di tangkap Kepolisian Surabaya

pengusaha Perumahan Kemplang Uang Pasutri Kediri,dengan dalih memberi jaminan Cek Kosong

korban dari pelayanan Dokter Lamongan,Minta ganti rugi akibat ke butaannya

Polisi Temukan siapa pengunduh Video Ariel,

UPTD Dinas Perhubungan Kota Surabaya lakukan Pelanggaran Proses Uji Kir

Penangkapan Tukang pakir di harapkan jangan tebang pilih,dalam satu lokasi. harusnya penegak hukum bertindak Kooperatif

pengurus Taman Bungkul Sby.meminta agar kinerja Satpol PP Kooperaktif

 

menu.jpg
2010-07-22 
Siswa Di sumpal Lakban di suruh berdiri di terik matahari
Sanksi Tak Mendidik Warnai MOS Di SMAN I Bungursari
BERITA METRO, PURWAKARTA – analisapublik.com

Masa Orientasi Siswa (MOS ) yang di laksanakan pihak SMAN I Bungursari, Purwakarta jawa barat terlihat masih bergayakan perepeloncoan dengan memberikan sanski maupun hukuman layaknya di jaman penajajah terbukti hasil pemantauan wartawan di sekolah ini Rabu (14/07)lalu, seorang siswa peserta MOS sedang berdiri dengan satu kaki karna kaki kanan di suruh diangkat sementara tangan berada mengangkat di suruh memegang pot bunga denga mulut di sumpal lak ban terlebih lagi di bawah terik panas siang hari, jelas ini menandakan pihak sekolah belum merubah paradigama lama MOS yang identik perpeloncoan dan hukuman yang sifatnya tidak mendidik.

Ketika di konfimasi wartawan terkait hal tersebut kepala sekolah SMAN I Bungursari, Purwakarta Drs. Asep Mamun dengan tegas membatahnya bahwa selama dilaksanakan MOS di sekolahnya tidak ada perpeloncoan maupun hukuman sebagai sanksi pada peserta namun kegiatan Mos sudah di rubah dengan di isi acara yang sifatnya berguna meskipun ada sanksi seperti bersih-bersih lingkungan,membersihkan kelas, tanpa ada kontak fisik ke siswa.

‘’hanya saja salah seorang pengurus osis sewaktu MOS ada yang kabur, jadi diberi sanskinya berdiri di lapangan oleh rekanya, kami tidak bermaksud memberikan contoh yang tidak baik, jangankan senior ke siswa baru kontak fisik dari guru juga berhati-hati dalam memberikan hukuman’’bantah Asep yang di damping ketua panitia MOS belam lama ini pada wartawan di ruang kerjanya.

MOS yang di laksankan selama tiga hari di SMAN I Bungursari, purwkarta secara umum berjlan aman Dan kondusif, kegiatan Mos yang sifatnya terlihat baik juga terlihat di sekolah ini yakni kegiatan peduli lingkungan pembuatan pupuk, dan menanam benih dan kegiatan laninya yang berguna, secara umum berjalan normal sesuai apa yang di harapkan, meskipun banyak harus di benahi ke depan termasuk sanski yang tak layak bagi siswa yang harus di rubah dengan hukuman yang sifatnya mendidik.

Dalam rangka meningkatkan kualitas Kelompok belajar mengajar (KBM) di SMAN I Bungursari berangkat dari kedisiplinan semua pihak dalam hal ini mewanti wanti kalau pada guru yang mengajar kelas 11,12 agar mengajar biasa kalau tidak kebagian mos, jangan sampai ada kesan yang jelek jadi kami sudah siapkan rapat persiapan dengan komite dan ortu siswa dalam penentuan biaya dana sumbangan Pendidikan sesuai waktunya ini berdasarkan aturan Perbub terkait Penerimaan peserta didik baru (PPDB).

‘’Meskipun sekolah SMAN I Bungursari berada di pinggiran namun pihak sekolah berharap besar prestasi maupun akademik siswanya dapat sejajar dengan sekolah yang lainya di purwakarta.’’harap kepsek.(TOM)
Untitled Document
   :: Baca Juga   
:: Home | Kontak Kami   

Copyright © 2009 analisapublik.com All Right Reserved