News Flash :

ikuti dan baca tentang penggelapan dana pengadaan Komputer oleh oknum Dinas Lamongan pada tanggal 1 September 2010

HUBUNGAN BILATERIAL INDONESIA - MALAYSIA MEMANAS

PELANTIKAN WALIKOTA SURABAYA DILAKSANAKAN SETELAH LEBARAN

AWAS PENIPUAN GENDAM

Propam Polda Jatim Tangani Kasus Penembakan Marinir Secara Terbuka

Busyro dan Bambang Calon Ketua KPK

Walikota Jambi Dituntut TegasDalam Kasus Narkoba

Peresmian RS BDH Diresmikan Tanpa Perda

Pengedar Video Porno di tangkap Kepolisian Surabaya

pengusaha Perumahan Kemplang Uang Pasutri Kediri,dengan dalih memberi jaminan Cek Kosong

korban dari pelayanan Dokter Lamongan,Minta ganti rugi akibat ke butaannya

Polisi Temukan siapa pengunduh Video Ariel,

UPTD Dinas Perhubungan Kota Surabaya lakukan Pelanggaran Proses Uji Kir

Penangkapan Tukang pakir di harapkan jangan tebang pilih,dalam satu lokasi. harusnya penegak hukum bertindak Kooperatif

pengurus Taman Bungkul Sby.meminta agar kinerja Satpol PP Kooperaktif

 

menu.jpg
2010-07-22 
Warga butuh program nyata pemerintah, Simbolisasi penguasa masih warnai rangkaian Hari jadi Purwakarta
Renungan Hari Jadi Purwakarta
BERITA METRO, PURWAKARTA – analisapublik.com

Meski di usianya kabupten purwakarta sudah menginjak 42 tahun dan purwakarta genap berusia 179 masih banyak PR bagi pemerintah yang di pimpin Bupati Dedi Mulyadi yang belum memuaskan warga seperti program KTP Gratis yang nyatanya masih di pungut di lapangan, program sekolah gratis yang digemor-gemborkan pemerinntah namun masih menyisakan cerita ironis di salah satu daerah purwakarta di kecamatan plered banyak anak yang putus sekolah karna terkendala biaya dan anak tersebut di pekerjakan jadi kuli di pabrik keramik maupun genteng, janji-janji bupati yang diutarakan sewaktu pilkada beberapa tahun lalu belum di realisasikan pada warga baik secara personal maupun umum.

Namun dari semua itu juga ada kemajuan yang terlihat signipikan Di pemerintahan Bupati dedi mulyadi seperti program jalan leucir di desa-desa, iklim investasi di purwakrta yang paling kondusip terbukti dengan adanya penghargaan bergengsi di bidang investasi terbaik, di bidang pertanian juga pernah menyambet penghargaan.
‘’sebagai warga purwakarta sejak pemerintahan bupati dedi mulyadi banyak terobosan dan inovasi yang muncul namun sayang program bupati ini kurang banyak tidak dipahami oleh lapisan bawah terutama anak buahnya, di bidang pendidikan yang perlu dikritisi yakni LSM yang ada di lembaga pendidikan jangan berebut bagaimana mendudukan orang-orangnya mendapat posisi bagus di lembaga pendidikan tersebut.papar endang abdullah pada wartawan

Disaat ekonomi semkin sulit ini yang di barengi dengan tahun ajaran pendidkan masyarak yang di bebani masih adanya pungutan liar dalam proses penerimaan siswa baru dan masa orientasi siswa di sekolah semakin mencoreng daftar panjang keluhan orang tua murid di purwakarta.

‘’pemerintah dan pihak LSM Pendidikan masih menutup mata dengan fenomena yang dirasakan warga, sebenarnya masyarakat tidak mengharapkan bantuan yang sifatnya besar namun keinginan warga hanya adanya transparansi dalam pembiayaaan sekola terlebih lagi warga sedang mengeluhkan ekonomi di saat sekarang ini.’’ Tegas pria yang juga mantan wartawan senior ini.

Hal yang sama juga di tanggapi pemerhati sosial tarman sonjaya perihal peringatan hari jadi purwakarta, yang terlihat biasa pada umumnya namun dalam pelaksanaanya lebih di tekankan simbolisasi penguasa setempat yakni dengan cara memasang spanduk foto Bupati tanpa di dampingi wakil bupati seperti kampanye, memasang janur kuning di setiap instansi layaknya mau hajatan, sementara subpokok utama renungan hari jadi purwakarta seakan-akan di kesampingkan.

‘’di saat himpitan ekonimi semakin sulit warga tidak berharap acara yang sifatnya seremonial belaka di utamakan justru masyrakat mengiginkan adanya kesejahtraan segera di relisasikan pemerintah daerah, sejauhmana kinerja pemerintah menerapkan program-programnya yang berpihak pada warga miskin bukanya pesta pora hamburkan uang negara semata itu yang harus di renungkan di hari jadi purwkarta ini.’’kritik aktivis purwakarta ini.

Selayaknya yang bijak semua elemen baik pemerintah dan masyrakat bergandengan tangan dalam mewujudkan purwakarta ke depan yang lebih baik lagi, ini salah satu renungan hari jadi purwakarta.(TOM)


Untitled Document
   :: Baca Juga   
:: Home | Kontak Kami   

Copyright © 2009 analisapublik.com All Right Reserved