Cukup Bayar Seikhlasnya di Warung IKHLAS DEKOPINDA Kabupaten Tulungagung

  • Bagikan

ANALISAPUBLIK.COM| Tulungagung – Berawal dari kepedulian anggota Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Tulungagung terhadap masyarakat terdampak Covid-19 sehingga membuka Warung Ikhlas.

Warung Ikhlas setiap hari menyediakan lima menu masakan untuk siang hari diperuntukkan kepada masyarakat dengan cukup membayar seikhlasnya dengan memasukan kedalam kotak yang telah disediakan.


” Saat dijumpai Awak media, usai mendampingi Bupati Tulungagung Drs.Maryoto Birowo,M.M meresmikan dibukanya Warung Ikhlas, Ketua Dekopinda Tulungagung H.Nyadin, MAP., mengatakan berawal dari kepeduliannya, akhirnya membuka warung ikhlas.
Dengan adanya kepedulian dari 700 anggota Dekopinda guna meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 maka kita buka Warung Ikhlas dengan membayar seikhlasnya,” katanya.

“H.Nyadin juga membenarkan, setiap hari lima menu kita sajikan untuk santap makan siang diantaranya nasi pecel, soto, rawon, nasi lodo dan punten pecel, kita sediakan 100 hingga 200 piring setiap harinya,” imbuh Pria juga sebagai Komisaris PT.BPR Bank di Tulungagung.

H.Nyadin menjelaskan, kepedulian dari para anggota koperasi dalam meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 dengan membuka Warung Ikhlas yang sumber dananya dari iuran dari anggota itu sendiri.

“Dari 700 anggota aktif tersebut dengan iuran gotong-royong akhirnya Warung Ikhlas ini akhirnya buka,” terangnya.


“ Kegiatan ini sama sekali mendapatkan subsidi dari Pemerintah kabupaten,” sambungnya.
Lebih lanjut H.Nyadin memaparkan sesuai rencana awal warung ikhlas akan menyajikan menu makanan untuk santap siang tersebut selama dua hingga tiga bulan ke depan.

Namun demikian, bersama panitia mengharapkan akan berlangsung terus, tapi namanya juga warung amal, warung ikhlas maka berbuat batas kemampuan kami.


“Kita sudah kalkulasi untuk anggaran tersebut setiap hari 5-10 juta rupiah,” paparnya.
“Warung ikhlas tersedia kotak, dengan harapan mereka yang datang ke warung memberikan pembayaran lebih tapi ikhlas. Misalkan seperti tadi, satu piring 5000 rupiah bisa saja seperti tadi Pak Bupati makan satu piring berikan 200.000 rupiah, Ketua DPRD Tulungagung Marsono Rp 200.000 dan Ketua Komisi B Rp 200.000, sedangkan saya Rp 100.000 dan mengharapkan tokoh masyarakat dan pejabat publik melakukan hal sama,” imbuhnya.


Lebih lanjut H.Nyadin menuturkan warung ikhlas sementara waktu membuka di halaman kantor Dekopinda Tulungagung dekat bundaran TT.
“Iya benar sebagai pilot project warung ikhlas di halaman Dekopinda, namun tidak menutup kemungkinan akan membuka cabang di 5 tempat di wilayah Kecamatan di Kabupaten Tulungagung diantaranya Ngunut, Campurdarat, Bandung dan lainnya,”ungkapnya.


” H.Nyadin, juga menyampaikan, kreatifitas dan inovasi dari anggota Dekopinda dapat memberikan inspirasi kepada para donatur lainnya dalam meringankan masyarakat terdampak Covid-19.

“Mari kita saling bergandeng tangan dalam membantu sesama terlebih kepada masyarakat terdampak Covid-19,” ujarnya.
“Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir di muka bumi ini khususnya Kabupaten Tulungagung sehingga kita dapat beraktivitas seperti biasa dan roda perekonomian dapat berjalan seperti sedia kala, kita semua terhindar dari virus Covid-19,” pungkas H.Nyadin.
( Endi S )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks