Bengawan Solo Meluap, 377 Rumah di Blora Terendam Air

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Setidaknya 377 rumah di wilayah Kabupaten Blora terendam air akibat hujan deras pada Sabtu (27/11) dimulai sekitar pukul 14.30 WIB sampai dengan 18.30 WIB yang menyebabkan sungai Bengawan Solo meluap.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Agung Tri mengatakan bahwa banjir tersebut akibat hujan deras sehingga sungai Bengawan Solo meluap.

“Terjadi hujan lebat di wilayah kecamatan Cepu dan kecamatan Kradenan dengan durasi lama menyebabkan banjir luapan dari sungai yang melewati pemukiman,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun TRC BPBD Blora, banjir tersebut melanda wilayah Kecamatan Cepu dan Kradenan dengan ketinggian air mencapai 70 cm.

Di wilayah kecamatan Cepu, banjir merendam diantaranya 7 rumah di Kelurahan Balun, 85 rumah di Kelurahan Cepu, di Kelurahan Ngelo sebanyak 20 rumah terendam, dan di Kelurahan Karangboyo air merendam sebanyak 9 rumah. Sedangkan banjir di wilayah Kecamatan Kradenan merendam sebanyak 256 rumah warga Desa Sumber.

Danramil Cepu, Kapten Inf Puryanto menyampaikan bahwa banjir langsung surut pada malam hari.

“Tidak ada (air) sudah habis tadi malam langsung,” ucapnya, Minggu (28/11). (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks