Dinas Pertanian Peduli Pengendalian Pengganggu Tanaman

  • Bagikan

ANALISAPUBLIK.COM | Tulungagung –
Dewasa ini karena ekosistem dan anomali cuaca yang sudah tidak terkendali akhirnya menumbuhkan banyak hama tanaman tak terkecuali hama tikus yang menyerang tanaman terutama terhadap tanaman pangan. Dengan adanya fenomena tersebut petani di Tulungagung banyak mengeluh karena jika hama tersebut menyerang maka tak khayal lagi mereka akan mengalami gagal panen dan akhirnya menderita kerugian.

Dengan adanya keluhan dan laporan dari para petani tersebut Dinas Pertanian melalui bidang Pengendalian Tanaman tergugah untuk membantu para petani dari kesulitannya dengan melakukan pengendalian terhadap hama tikus yang salah satunya di desa Sanggrahan kecamatan Boyolangu pada Selasa (2/11/2021)

Kepala Dinas Pertanian Suprapti saat ditemui usai kegiatan olahraga pada Jum’at (29/10) yang lalu mengatakan bahwa dinas pertanian akan mengadakan kegiatan pembasmian hama tikus di desa Sanggrahan. “Besok hari Senin kami akan membasmi tikus yang menyerang tanaman pangan pada lahan seluas kira-kira sepuluh hektar”,katanya.

Sedangkan kepala bidang Pengendalian Tanaman Sukemi, SP, MMA melalui Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan, Gatot Rahayu, SP, MMA di ruang kerjanya usai dari lokasi menjelaskan, bahwa dinas pertanian seringkali melakukan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) baik itu hama tanaman, penyakit sampai pada anomali iklim dan cuaca yang mengakibatkan banjir bahkan kekeringan. Sehingga dari situ menurut Gatot, petugas mengkompilasi laporan dari petani untuk menjadikan laporan dan mengambil tindakan sekaligus prioritas kinerja bidang dan dinas. “Kami sering lakukan hal seperti ini sesuai dengan Laporan para petani, memang hama tikus itu kalau sudah menyerang sulit dikendalikan, untuk itu kami sesegera mungkin memberantasnya”,jelasnya.

Selain itu ditambahkan oleh Gatot bahwa tindakan yang dilakukan itu tidak harus menunggu berapa lama atau seberapa luas lahan yang terjangkit, akan tetapi jika memang dirasa sesuai analisa kami hama ini dalam waktu singkat bisa menyebar dan membahayakan tanaman maka kami akan segera mengambil tindakan pemberantasan dengan berbagai cara baik itu secara hayati, nabati dan kimia. “Kali ini pengendalian hama tikus ini dengan cara memberikan bahann pengendalian dari kimia, kami memberikan obat atau racun pada tempat berasangnya tikus”,lanjutnya.

Dia juga mengungkapkan,” jika hama ini bisa terkendali harapan dari dinas selain petani secara untung rugi bisa mendapat keuntungan, juga supaya produktifitas pangan di daerah kita bisa terus meningkat sehingga bisa swasembada pangan”,pungkasnya.

(Endi S)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks