PMPD Sosialisasikan Perbup No 48 Tahun 2021

  • Bagikan

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Bagian Hukum dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (PMPD) Kabupaten Kediri melakukan sosialisasi terkait turunnya Peraturan Bupati (Perbup) Kediri Nomor 48 Tahun 2021 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa digelar Aula Kantor Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, Jawa Timur,sabtu (6/11/2021).

Sosialisasi ini perlu di sampaikan kepada seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Mojo agar dalam pelaksanaan juklak dan juknis tidak menemui kendala dan kesulitan. Dikarenakan, Perbup Kediri yang baru ini nomor 48 Tahun 2021 dibanding dengan Perbup Kediri Nomor 56 Tahun 2018.

Kalau Perbup yang lama Kepala Desa dalam melaksanakan pengisian perangkat wajib minta ijin ke Bupati Kediri. Tetapi kalau Perbup yang baru Kepala Desa cukup melaporkan akan melaksanakan kegiatan pengisian perangkat desa ke Bupati melalui Camat.

Usai melaksanakan sosialisasi Camat Mojo Sukemi, S.Sos mengatakan, setelah turunnya Peraturan Bupati (Perbup) Kediri Nomor 48 Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bagian Hukum dan Dinas PMPD Kabupaten Kediri melakukan sosialisasi Perbup yang baru tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Untuk wilayah Kecamatan Mojo memang ada 16 Desa yang akan melaksanakan pengisian perangkat desa yang kosong, akan tetapi dari 16 Desa tersebut masih banyak desa yang belum menganggarkan di APBDes untuk pengisian perangkat desa, ” ucap Camat Mojo Sukemi.

Menurutnya, dari 16 Desa dengan rincian ada 10 desa yang belum menganggarkan di APBDes, ada 3 desa yang sudah siap. Diantaranya, Desa Melati, Mondo dan Ploso.

Namun, diperkirakan pelaksanaan pengisian perangkat tidak dilaksanakan tahun ini, sehingga dilakukan PAK di masing-masing desa. Itupun sebelum Perbup Kediri yang baru turun. Sehingga dana yang seharusnya untuk pengisian perangkat desa akhirnya dialihkan pada kegiatan lain.

Sedangkan, untuk 3 Desa lainnya, yaitu Desa Bendo, Kraton dan Desa Maesan. Ternyata Desa Bendo juga sudah dilakukan PAK juga. Kemudian tinggal Desa Kraton dan Desa Maesan ditegaskan oleh Pak Camat ikut tahun ini atau tahun depan.

Ternyata jawaban dari kedua desa tersebut tahun depan. Sehingga, 16 Desa untuk pengisian perangkat desa dilakukan tahun 2022, ” tegas Camat Mojo Sukemi.

Lanjut Camat Mojo Sukemi bahwa dari 16 Desa di wilayah Kecamatan Mojo ditunda tidak melakukan  pengisian perangkat desa ada kendala lain.

“Kendalanya karena kondisi Desa-Desa di wilayah Kecamatan Mojo ini banyak yang tidak punya kas murni dan tidak punya PAD, ” tegas Camat Mojo.

Ditegaskan Camat Mojo dengan ditundanya pelaksanaan pengisian perangkat desa tahun ini, agar persiapannya lebih matang dan segera bisa menganggarkan APBDes di masing-masing desa.

“Kami berharap untuk proses pelaksanaan pengisian perangkat desa bisa dilaksanakan tahun 2022, dengan persiapan yang lebih baik sehingga proses dan tahapan berjalan dengan baik sesuai dengan harapan bersama, ” tutup Camat Mojo.

Sementara itu, M.Bastomy selaku Kabid Pemdes Dinas PMPD Kabupaten Kediri menyampaikan, untuk tahapan kegiatan pengisian perangkat desa mulai dari tata cara pencalonan pengangkatan perangkat desa dan membuat Perdes serta membentuk tim pengangkatan perangkat desa.

“Setelah semua tahapan terbentuk nanti tim pengangkatan perangkat desa ditetapkan dengan SK Kepala Desa. Desa wajib melaporkan kepada Bupati Kediri melalui Camat dengan dilampiri jabatan yang kosong dan beberapa pendukung lainnya, ” ucap Tomy.

Disusul tentang kerjasama oleh tim dengan pihak ketiga dalam hal ini Universitas yang terakreditasi A membuat MoU dalam membuat soal ujian tulis dan praktek dengan bobot 70 persen dan 30 persen praktek.

“Dari perserta yang nilainya tertinggi baik peserta peringkat 1, 2 dan 3 yang ditetapkan calon perangkat desa, kemudian mengajukan rekomendasi kepada Camat, setelah rekom turun, tim menunggu hasilnya rekom dari Camat untuk ditetapkan perangkat desa terpilih, dilanjutkan menentukan waktu untuk dilakukan pelantikan, ” tutup Tomy.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tentang Perbup Kediri Nomor 48 tahun 2021, Kepala Bagian Hukum Suwono, Kabid Pemdes DPMPD M.Bastomy, . Camat Mojo Sukemi, S.Sos, dan seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Mojo Kab Kediri.(pan/kom)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks