Antisipasi Dan Cegah Kasus DBD,Nasdem Lakukan Fogging Di Beberapa Desa Di Kabupaten Kediri

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Antisipasi dan pencegahan kasus Demam Berdarah di musim penghujan, Anggota DPRD Kabupaten Kediri dari Partai NasDem yang juga sebagai Ketua Satgas Partai NasDem Peduli Kabupaten Kediri, Khusnul Arif melakukan fogging di Desa Kedungmalang Kecamatan Papar Kabupaten Kediri, Minggu (5/12/2021).

Anggota DPRD Kabupaten Kediri Khusnul Arif mengungkapkan,kegiatan fogging ini merupakan kerjasama antara Partai NasDem Kabupaten Kediri dengan Pemerintah Desa Kedungmalang Kecamatan Papar Kabupaten Kediri, untuk mengantisipasi serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dilingkungan setempat.

“Kita berupaya mencegah timbulnya demam berdarah mengingat sekarang lagi musim hujan,” katanya, sekaligus menindaklanjuti adanya laporan 3-4 kasus DBD di Desa Kedungmalang yang terjadi sekira dua minggu yang lalu.

“Masyarakat Kedungmalang ini kurang lebih tiga sampai empat yang sudah kena demam berdarah, dengan kegiatan ini harapan kami bisa membantu meminimalisir resiko tersebut,” lanjutnya.

Khusnul Arif menambahkan, pelaksanaan fogging di Desa Kedungmalang ini pihaknya mengerahkan sebanyak empat mesin fogging dan enam personil, berlangsung selama dua hari.

Khusnul Arif menghimbau, berkaitan pencegahan DBD, masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan serta menggalakkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M.

Menguras atau membersihkan tempat penampungan air bersih secara berkala. Menutup tempat penampungan air dan Mengubur atau mendaur ulang berbagai barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembang biakan nyamuk seperti kaleng bekas dan lainnya.

Edi Sumitro, Kepala Desa Kedungmalang Kecamatan Papar Kabupaten Kediri mengatakan, fogging ini dilakukan di dua dusun yaitu Dusun Kedungmalang dan Sukodono dengan jumlah penduduk sekitar 2000 jiwa, sedangkan kondisi terkini empat warganya yang terkena DBD sudah membaik dan sudah sehat.

“Alhamdulillah, kondisi warga kami yang terserang DB mulai membaik, dan saat ini masih menjalani perawatan mandiri di rumahnya masing-masing,”kata Edi Sumitro.(pan/kom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks