Banyak Jalan Berlubang Di Desa Hendrosari yang Mengakibatkan Kecelakaan

foto/duk (Nur)Banyaknya Kubangan Air dan berlumpur Jalan Desa Hendrosari

ANALISAPUBLIK.COM GRESIK – Akses jalan Desa Jalan Hendrosari menuju dusun hendrosalam Kecamatan Menganti Kabupten Gresik,yang setiap hari dilewati oleh warga Desa sangat memperihatinkan,Selasa(21/12/2021).

Pantauan awak media, selain banyak lubang, kondisi jalan diperparah dengan banyaknya kubangan lumpur yang membuat jalan itu menjadi licin dan juga tampak digenangi air disaat hujan.

Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan,Pasal 273 UU No.22/2009 menyebutkan setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakan kendaraan dipidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda maksimal Rp12 juta.

Kemudian Pasal 273 ayat 2 disebutkan, dalam hal sebagaimana yang dimaksud pada ayat 1 mengakibatkan luka berat, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp24 juta .

Pada ayat 3 disebutkan jika hal itu mengakibatkan orang lain meninggal dunia pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau paling banyak Rp120 juta.

Pada ayat 4 berbunyi, penyelenggara jalan yang tidak memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak dan belum diperbaiki dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp1,5 juta.

“Masyarakat pun demikian, apabila masyarakat melakukan perbuatan sesuatu yang menyebabkan rusak fungsi jalan, juga ada undang-undangnya,”Ujar pengendara

Kondisi jalan tersebut terutama Hendrosari menuju dusun hendrosalam jalan yang menjadi akses utama warga. Warga merasa riskan untuk melakukan aktifitas setiap hari, karena rawan sekali akan terjadinya kecelakaan.

“Kami prihatin dengan kondisi jalan raya di desa kami yang rusak parah ini (Berlubang parah),” ujarnya salah satu pengendara yang melintas di sana.

Warga yang rutin melintasi jalan tersebut mengatakan, jalan yang sudah dipaving tersebut diduga dalam proses pemadatan kurang begitu optimal menurutnya kwalitasnya kurang bagus, begitu hujan Kubangan Air susah terkikis airnya nampak seperti kubangan mandinya Kerbau

“Jalan yang sudah dipaving yang begitu bagus, Saat turun hujan kubangan kubangan jalan nampak sehingga ketika ada air hujan yang  lebat meluap ke jalan raya Pavingisasi,Genangan oleh air tersebut, terlebih sekarang yang sudah musim hujan, “Ucapnya melanjutnya.

Untuk kepentingan umum dan menghindari terjadinya kecelakaan akibat kondisi jalan yang buruk, warga berharap Pemerintah cepat tanggap dengan keluhan masyarakat.

“Harapan kami, Pemerintah desa agar secepatnya menindak lanjuti jalan raya Desa tersebut, sebab jalan tersebut butuh perhatian dari pihak pemerintah Desa untuk segara diperbaiki, agar tidak terjadi kecelakaan” harapnya. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks