Bupati Maryoto Resmikan Pasar Hewan Terpadu

ANALISAPUBLIK.COM | Tulungagung – Bupati Drs. Maryoto Birowo, M.M., menyebut pasar hewan di Tulungagung merupakan pasar terbesar di wilayah Provinsi Jawa Timur bagian selatan.

Pasar hewan di Tulungagung sebagai tempat transaksi penjualan hewan ternak baik lembu maupun kambing dari berbagai kota maupun kabupaten di Jawa Timur wilayah selatan pasar hewan terpadu yang baru kita buka ini dapat menampung 700 ekor lembu sedangkan kambing bisa 400 hingga 500 ekor,” kata Bupati Maryoto usai membuka pasar hewan terpadu di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol, Rabu (22/12/2021) Siang.

Maryoto menambahkan, boyongan pasar hewan ke tempat baru ini merupakan upaya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi.

Kita menyadari pasar hewan lama di Desa Beji Kecamatan Boyolangu kurang representatif. Dalam satu pengertian untuk tempat kurang luas, dekat dengan permukiman penduduk, terlebih bersebelahan dengan lembaga pendidikan

Sebenarnya kita sering menerima aduan bahkan complain dari masyarakat jika waktu pasaran tiba maka dari kotoran hewan ternak hembusan angin ke beberapa tempat tersebut,” imbuhnya
“kecuali itu, dipandang kurang baik untuk kesehatan maka kita pindah ke pasar hewan terpadu di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol tersebut,” tambahnya

Keberadaan pasar hewan terpadu di Desa Sumberdadi ini, Maryoto menjelaskan, sebagai bukti konkret Kabupaten Tulungagung merupakan barometer tempat transaksi penjualan hewan ternak terbesar di Jawa Timur wilayah selatan

pasar hewan terpadu yang baru kita buka ini dapat menampung 700 ekor lembu sedangkan kambing bisa 400 hingga 500 ekor,” kata Bupati Maryoto didampingi usai membuka pasar hewan terpadu di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol, Rabu (22/12/2021) Siang.

Bupati Maryoto menambahkan, boyongan pasar hewan ke tempat baru ini merupakan upaya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi.

Kita menyadari pasar hewan lama di Desa Beji Kecamatan Boyolangu kurang representatif. Dalam satu pengertian untuk tempat kurang luas, dekat dengan permukiman penduduk, terlebih bersebelahan dengan lembaga pendidikan.

Sebenarnya kita sering menerima aduan bahkan complain dari masyarakat jika waktu pasaran tiba maka dari kotoran hewan ternak hembusan angin ke beberapa tempat tersebut,” tambahnya.
“Selain itu, dipandang kurang baik untuk kesehatan maka kita pindah ke pasar hewan terpadu di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol tersebut,” imbuhnya.

Keberadaan pasar hewan terpadu di Desa Sumberdadi ini, Maryoto menjelaskan, sebagai bukti konkret Kabupaten Tulungagung merupakan barometer tempat transaksi penjualan hewan ternak terbesar di Jawa Timur wilayah selatan

Menampung hewan ternak hingga ratusan ekor dengan harapan transaksi penjualan tersebut bisa lebih baik dibanding ditempat yang lama. Pasar hewan terpadu ini bisa menampung 700 ekor lembu sedangkan kambing bisa 400 hingga 500 ekor.

“Pasar hewan baru di Tulungagung ini merupakan terbesar di Jawa timur wilayah selatan karena dulu pernah menjadi Kepala Dinas Pendapatan yang membawahi pasar,” jelasnya
“Dengan kepindahan ke tempat baru ini sehingga memudahkan pedagang untuk melakukan transaksi penjualan hewan ternak baik lembu maupun kambing,” terangnya.

Kalau dipandang masih kurang karena banyaknya pedagang maka saya sudah instruksikan kepada dinas terkait segera membuatkan lagi tempat tersebut, apalagi juga tidak begitu mahal,” paparnya.
“Selain itu, untuk pengembangan pasar hewan terpadu nanti kita lihat, karena memang masih memiliki lahan diarea tersebut bisa dikembangkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Musani (50) pedagang dari Desa Moyoketen Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung menyambut baik atas kepindahan pasar hewan di Desa Sumberdadi ini.

mengatakan di tempat baru ini masih bisa menjual dua ekor lembu, biasanya ditempat lama sudah menjual empat sampai lima ekor, mungkin pembeli atau pelanggan belum tahu pasar baru ini, katanya..
“Saya ucapkan terima kasih Pak Bupati Tulungagung Maryoto Birowo sekarang tempatnya luas sehingga dalam melakukan transaksi penjualan lebih nyaman,” ungkapnya.

Boyongan pasar hewan terpadu di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung ini ditandai pengguntingan bunga oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., didampingi Wakil Bupati H.Gatut Sunu Wibowo, S.E., disaksikan jajaran Forkopimda dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait beserta tamu undangan lainnya.

Setelah pembacaan doa dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Bupati Tulungagung yang kemudian diberikan kepada pengelola pasar”.pungkasnya.
( Endi S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks