Kodim Blora Sosialisasikan Rekrutmen Calon Prajurit TNI AD Tahun 2022

  • Bagikan

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Kodim 0721/Blora menggelar sosialisasi rekrutmen calon prajurit TNI AD tahun 2022. Kegiatan ini diikuti oleh para Danramil dan para tokoh agama, pengasuh serta pimpinan Pondok Pesantren di wilayah Kabupaten Blora.

Kapten Inf Muntoyono mewakili Dandim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistiyo menjelaskan tentang pendaftaran calon Bintara (Caba) dan Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) Tahun Anggaran 2022 yang dibuka khusus untuk santri dan lintas agama. Namun, untuk kalangan muslim TNI AD mensyaratkan calon prajurit yang mendaftar harus hafal Alquran.

“Ibu Pertiwi memanggil putra-putri terbaiknya. Bergabunglah bersama kami menjadi Bintara dan Tamtama PK khusus santri dan lintas agama. Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) memastikan pendaftaran ini gratis 100 persen,” ujar Danramil 04/Tunjungan didampingi Pasi Pers Letda Inf Sumarno di aula Makodim setempat, Senin (27/12).

Rekrutmen ini terbagi dalam dua gelombang yang dibuka untuk laki-laki dan wanita. Dari gelombang tersebut, terbagi lagi dalam zona timur dan zona barat.

“Informasi selengkapnya silahkan kunjungi website www.http:ad.rekrutmen-tni.mil.ad,” ujar Letda Inf Sumarno.

TNI AD membuka pendaftaran Tamtama Gombang I Zona Barat dan Timur per 3 Januari hingga 23 Februari. Pendaftaran dilakukan secara online. Pada 21 Februari hingga 4 Maret 2022 pendaftaran memasuki tahap daftar ulang dan validasi.

Gelombang II Zona Barat dibuka mulai 3 Januari hingga 25 Februari. Pendaftaran juga dilakukan secara online. Sementara, daftar ulang dan validasi dijadwalkan mulai 6 September hingga 7 Oktober.

Di Zona Timur, pendaftaran Gelombang II dibuka per 3 Januari hingga 9 September secara online. Daftar ulang dan validasi dijadwalkan pada 10-21 Oktober.

Sementara, untuk Bintara PK, pendaftaran Caba PK Wanita dibuka pada 3 Januari hingga 10 Juli. Daftar ulang dan validasi dijadwalkan tanggal 11-22 Juli.

Untuk Caba PK Pria, TNI AD membuka pendaftaran mulai 3 Januari sampai 10 Agustus. Sementara, daftar ulang dan validasi dilakukan pada 11-23 Agustus.

Untuk persyaratan, khusus muslim harus hafidz (hafal) Al-Qur’an, setia kepada Pancasila dan NKRI, tingggi badan pria minimal 163 cm berat sesuai (ideal), tingggi badan wanita minimal 158 cm berat sesuai (Ideal), usia minimal 18 dan maksimal 22 tahun. Sedangkan ijazah, untuk Caba SMA/Sederajat dan SMP/Sederajat untuk Tamtama.

KH. Muharror Ali selaku Pengasuh Pondok Pesantren Khozinatul Ulum Blora mengapresiasi sosialisasi perekrutan ini.

“Ini sangat bagus, artinya santri bisa ikut berkhidmat kepada negara lewat TNI. Ini satu hal yang perlu kita apresiasi bersama. Semua kalangan pesantren pasti menyambut baik kebijakan ini,” kata KH. Muharror Ali.

Hal senada juga disampaikan Pengasuh Ponpes Fatimah Az-Zahra, KH. Ahmad Imam Syaifuddin Zuhri. Beliau menilai program ini sangat luar biasa dan mulia.

“Terimakasih untuk bapak Kasad dan seluruh elemen negara yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk bisa hadir di tengah-tengah prajurit yang sangat tangguh, yang sudah memiliki pengalaman juang di medan tempur. Semoga ini dapat terwujud dengan baik dan bisa berkelanjutan. Kalau perlu ditambah kuotanya,” tandasnya. (Jay)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks