Liputan Khusus Dengan PPK 2.2 Provinsi Jawa Tengah

ANALISAPUBLIK.COM | Cilacap – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga mempercepat penyelesaian pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Lot 1 Tambakreja – Bantarsari.

Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Provinsi Jawa Tengah Devi Alcitra Chandra, ST, MT melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Jateng Seno Saputro mengatakan, akses jalan di sisi selatan ini sangat bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan wisata di wilayah Jateng bagian selatan, Kamis (30/12/2021).

Berikut wawancara eksklusif dengan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Provinsi Jawa Tengah melalui PPK 2.2 Provinsi Jawa Tengah.

Bisa dijelaskan gambaran umum pembangunan jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari?

Pembangunan Jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari merupakan salah satu ruas jalan yang termasuk dalam Jaringan Jalan Lintas Selatan Pulau Jawa yang berada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dengan target penanganan sepanjang 6,15 Km yang dikerjakan oleh kontraktor Istaka – Trie Mukty (JO) serta pengawasan pekerjaan di lapangan dilaksanakan oleh Konsultan Supervisi PT. Perentjana Djaja in Association PT. Global Profex Synergy dengan perkerasan yang digunakan adalah flexible pavement. Penandatanganan kontrak paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari dilakukan pada tanggal 18 April 2019.

Apakah yang melatarbelakangi adanya pembangunan jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari?

Pembangunan Jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari merupakan ruas jalan baru yang menghubungkan daerah selatan Pulau Jawa yaitu Kabupaten Cilacap dengan Kabupaten Pangandara di Jawa Barat. Selain itu ruas jalan baru ini juga menghubungkan 2 (dua) ruas jalan nasional yang sudah ada yaitu Sidareja – SP3 Jeruklegi dengan Batas Jawa Barat – Patimuan – Sidareja sehingga dapat menjadi akses jalan potong (shortcut) sepanjang 9,70 Km yang dapat membuat waktu tempuh perjalanan menjadi lebih efisien. Di sisi lain pembangunan jalan Tambakreja – Bantarsari juga menjadi salah satu akses jalan menuju tempat wisata Pantai Pangandaran bagi pengunjung yang berasal dari daerah selatan Provinsi Jawa Tengah. Kemudian pembangunan jalan baru tersebut juga diharapkan dapat mendorong perkembangan wilayah sekitar pada bidang ekonomi dan sosial yang merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam pemerataan pembangunan wilayah selatan Pulau Jawa.

Pembangunan Jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari termasuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional yang tercantum dalam Peraturan Presiden No. 79 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal – Semarang – Salatiga – Demak – Grobogan, Kawasan Purworejo – Wonosobo – Magelang – Temanggung, dan Kawasan Brebes – Tegal – Pemalang yang mana peraturan tersebut menjadi satu kesatuan dengan Peraturan Presiden Nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional.

Berapa biaya pembangunan jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari dan dari mana sumber pembiayaannya?

Pembangunan jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari dilaksanakan dengan biaya sebesar Rp 91.954.528.960,41 dengan sumber dana yang berasal dari pinjaman luar negeri (loan) oleh

Islamic Development Bank (IsDB) yang termasuk dalam program Development of Trans SouthSouth Java Road Project (TRSS) dengan tujuan untuk pengembangan jaringan jalan lintas selatan pulau Jawa.

Kapan dan berapa lama pembangunan jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari?

Masa pelaksanaan dikerjakan selama 692 Hari Kalender yang terhitung sejak diterbitkannya Commencement of Work (COW) pada tanggal 19 Agustus 2019 sampai dengan Serah Terima

Pekerjaan Pertama (Taking Over of the Works dan Sections ) pada tanggal 10 Juli 2021. Adapun masa pemeliharaan (Defect Notification Period) Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari selama 365 Hari Kalender yang dimulai sejak tanggal 11 Juli 2021 dan berakhir pada tanggal 10 Juli 2022.

Bisa dijelaskan lingkup pekerjaan konstruksi dari pembangunan jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari?

Secara umum, lingkup pekerjaan terdiri atas pembangunan jalan 6,15 Km dan penggantian jembatan Purwodadi sepanjang 19,8 meter. Struktur badan jalan yang dikerjakan terdiri atas Lapis Permukaan (AC-WC), Lapis Permukaan Antara (AC-BC), Lapis Pondasi Perkerasan (AC-Base), Lapis Pondasi Agregat Kelas A dan Timbunan Pilihan sebagai tanah dasar.

Adapun penggantian jembatan Purwodadi bertujuan untuk menggantikan jembatan lama agar dapat menyesuaikan dengan trase jalan yang dikerjakan. Pekerjaan penggantian jembatan Purwodadi terdiri dari 2 (dua) abutmen dan 7 (tujuh) balok girder precast dengan menggunakan pondasi tiang pancang.

Apa saja kendala yang dihadapi dan bagaimana cara menghadapinya?

Terdapat 2 (dua) kendala yang dihadapi selama masa pelaksanaan pekerjaan di lapangan yaitu :

  1. Adanya pipa minyak milik PT. Pertamina (Persero) yang melintang di lokasi STA 6+150 sepanjang 180 meter. Pihak PPK melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina MOR IV Semarang dan sudah mendapatkan izin untuk dapat melaksanakan pekerjaan di atas pipa minyak milik Pertamina dengan dilakukan proteksi pada pipa tersebut.
  2. Penggantian jembatan Purwodadi yang berada di atas saluran primer irigasi Cihaur milik BBWS Citanduy. Dilakukan koordinasi dengan pihak BBWS Citanduy karena diperlukan izin rekomendasi teknis sebelum dimulainya pekerjaan penggantian jembatan dan rekomendasi teknis tersebut sudah diterbitkan.

Seberapa besar tantangan yang dihadapi dalam menyelesaikan pembangunan jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari dalam masa pandemi Covid-19?

Pandemi Covid-19 menjadi salah satu tantangan dalam proses pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari dikarenakan terdapat beberapa personil kontraktor dan konsultan yang terpapar virus Covid-19 sehingga diperlukan karantina selama14 hari. Dengan melaksanakan protokol kesehatan secara berkelanjutan selama masa pelaksanaan, pekerjaan di lapangan dapat diselesaikan tanpa terhambat akibat virus Covid-19.

Apakah ada hal – hal yang ingin disampaikan dengan telah selesainya pekerjaan pembangunan jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari?

Yang pertama tentunya kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak – pihak yang telah bekerja bersama-sama, membantu dan mendukung pelaksanaan pembangunan jalan Paket Lot 1 Tambakreja – Bantarsari sehingga dapat diselesaikan dengan baik, aman dan lancar.

Selanjutnya besar harapan kami, agar Jalan Tambakreja – Bantarsari yang telah selesai dikerjakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas serta berperan dalam pertumbuhan ekonomi secara optimal dan perkembangan wilayah sekitar.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks