Tingkatkan PAD, Mas Dhito Luncurkan Layanan Pajak Online

  • Bagikan

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri – Genjot pendapatan daerah Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono atau yang kerap disapa Mas Dhito meluncurkan pembayaran pajak online daerah dengan perbankan nasional serta Open Channel Bank Jatim di Pendopo Panjalu Jayati, Kamis (23/12/2021).

Dengan digitalisasi pembayaran pajak ini masyarakat Kabupaten Kediri dapat dengan mudah, murah, serta kapan pun melakukan pembayaran pajaknya melalui mobile banking ataupun E-commerce dan toko modern.

“Jadi bagaimana pelayanan publik ini bisa dihadirkan sedekat-dekatnya kepada masyarakat. Ini merupakan salah satu komitmen yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda),” tutur Mas Dhito.

Dengan kemudahan tersebut, lanjut Mas Dhito, Para wajib pajak diharapkan mampu meningkatkan kesadaran membayar pajak. Terlebih momentum menurunnya angka Covid-19 ini sebaiknya digunakan untuk menggenjot pemulihan ekonomi nasional dengan memanfaatkan tim percepatan perluasan digitalisasi daerah.

Lebih lanjut, Mas Dhito juga menerangkan capaian pajak di tiap kecamatan di daerahnya tersebut sudah cukup tinggi. Meski demikian pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi capaian pajak tersebut.

“Capaian ini nanti kita akan evaluasi lagi bersama Bapenda. Terakhir laporan dari Kepala Bapenda hampir rata-rata kecamatan sudah 90 persen,” terang Bupati yang gemar mengendarai Vespa tersebut.

Selain capaian tersebut, diharapkan setelah beroperasinya bandara Kabupaten Kediri pendapatan daerah Kabupaten kediri dalam sektor pajak ini akan semakin baik. Sehingga tingkat kemandirian Kabupaten Kediri ini akan menjadi lebih tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito juga memberikan penghargaan kepada masyarakat yang tertib membayar pajak yang disalurkan melalui Camat.

Terpisah,Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Kabupaten Kediri, Eko Setiyono menjelaskan, dua bulan terakhir pajak sektor pariwisata seperti hotel dan resto mengalami peningkatan yang signifikan.

“Kemarin (sebelum November) beberapa target seperti hotel dan resto yang kita prediksi tidak akan tercapai ternyata sekarang malah lebih. Jadi sudah mendekati 100 persen,” ujarnya.(pan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks