Tutup Tahun 2021, Kapolda Jateng : Gangguan Kamtibmas Menurun Dibanding 2020

  • Bagikan

ANALISAPUBLIK.COM | Semarang – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memaparkan sejumlah capaian kegiatan Polda Jateng selama tahun 2021. Kegiatan yang digelar meriah itu turut dihadiri forkompinda provinsi Jateng, para pejabat utama Polda dan puluhan wartawan dan pimpinan media.

Pada kegiatan itu, Irjen Ahmad Luthfi berkomitmen bahwa pada tahun 2022, Polda Jateng akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga Jawa Tengah. Perbaikan pelayanan ini didasarkan dari evaluasi pengalaman yang diperoleh Polda Jateng selama 2021 dan tahun-tahun sebelumnya.

“Polda Jateng terus berupaya memberikan yang terbaik dengan menciptakan berbagai inovasi untuk kepentingan masyarakat. Keseluruhan ada 151 inovasi, dengan rincian 125 inovasi dikreasi oleh Polres jajaran sedangkan 26 inovasi dibuat oleh Polda Jateng,” ungkap Kapolda pada kegiatan rilis akhir tahun di Gedung Borobudur Mapolda setempat, Jumat (31/12).

Menurut Kapolda, gangguan Kamtibmas di Jateng selama periode tahun 2021 menurun dibandingkan tahun 2020. Gangguan Kamtibmas turun 1.901 kejadian (12,23 persen) dan tindak kejahatan turun 997 kasus (10,68 persen)

“Penurunan ini turut dipengaruhi pandemi covid-19 di Jateng. Masyarakat yang membatasi kegiatan luar rumah membuat interaksi masyarakat terbatasi dan pelaku kejahatan kesulitan melakukan aksinya,” jelasnya.

Sedangkan penyelesaian perkara pada tahun 2021 mencapai 5.032 kasus atau sekitar 73 persen dari total kasus yang ditangani Polri di Jawa Tengah. Di bidang lalu lintas, kasus kecelakaan lalu lintas menurun 1,5 persen dari 19.829 kejadian di tahun 2020 menjadi 19.541 kejadian di tahun 2021.

Dengan jumlah personil terbatas, Polda Jateng turut mengambil peran penting dalam penanganan pandemi covid 19. Bersama instansi terkait, Polda Jateng mengoptimalkan vaksinasi di seluruh lini masyarakat untuk menciptakan kekebalan komunal di Jateng.

“Capaian vaksinasi Jateng saat ini mencapai 78,69 persen. Sedangkan pasien covid aktif hingga hari ini ada 107 kasus. Ribuan fasilitas kamar dan isolasi saat ini sudah kosong. Tapi masyarakat harus tetap waspada karena saat ini ada varian baru yang harus diantisipasi,” tegas Kapolda.

Dalam kesempatan itu Kapolda mengucapkan terima kasih atas peran serta masyarakat dalam pemeliharaan kamtibmas di Jawa Tengah. Kapolda juga meneguhkan resolusi Polda Jateng di tahun 2022 dalam lima poin antara lain mendukung program pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional dan pendampingan proyek strategis nasional, menjaga iklim investasi, menjamin kamtibmas tetap kondusif, terkendalinya penanganan covid 19 melalui PPKM serta vaksinasi dan mewujudkan postur Polri yang presisi melalui program prioritas Kapolri.

“Untuk mewujudkan ini kami butuh peran serta masyarakat dan terus bersinergi bersama TNI, Pemerintah daerah serta stake holder terkait,” tandas Irjen Ahmad Luthfi.

Penulis : Fin
Editor : Jay

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks