Warga Desa Plantungan Blora Tuntut Pembatalan dan Pembubaran Panitia Pengisian Perades

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Puluhan warga Desa Plantungan menggeruduk Kantor Bupati Blora. Dalam aksinya, mereka menuntut pembatalan dan pembubaran panitia pengisian perangkat desa (perades) setempat.

Aksi massa ini dilakukan dengan berorasi serta membawa sejumlah poster bertuliskan penolakan pengisian perangkat desa.

Koordinator aksi, Muhammad Muslimin mengatakan dalam proses pengisian perangkat desa banyak terjadi sejumlah kecurangan yang diduga dilakukan kepala desa. Mulai dari pembentukan panitia hingga adanya dugaan praktik money politik.

“Banyak sekali kecurangannya. Pembentukan panitia dilakukan dua kali, padahal pada pembentukan pertama panitia sudah berjalan, tapi di tengah jalan tiba-tiba diganti langsung oleh Kades. Ini yang buat warga bingung,” kata Muslimin, Kamis (23/12).

Ia menambahkan, warga menuntut penjelasan dari kepala desa. Terlebih untuk pembentukan panitia kedua, sejumlah anggota masih kerabat dari kades.

“Mulai suami, orang tua itu masuk panitia. Bahkan ada orang tua calon perangkat yang daftar, itu juga jadi anggota panitia. Ini kan sudah salah,” ujarnya.

Selain itu, kata Muslimin, pengisian perangkat desa kali ini syarat dengan money politik.

“Orang tua saya sendiri ditawari. Kalau mau jadi, diminta uang 50 juta. Tapi saya gak mau daftar. Orang tua juga tidak mau,” katanya.

Aksi unjuk rasa sendiri berjalan kondusif. Puluhan aparat kepolisian juga tampak berjaga di sekitar lokasi.

Penulis : Zen

Editor : Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks