Beragam Cara Ortu di Kota Kediri Motivasi Buah Hatinya Untuk Divaksin

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Memasuki dosis kedua vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun, Pemkot Kediri minta orang tua memotivasi buah hatinya. Benar saja, beragam trik dilakukan oleh sejumlah orang tua di Kota Kediri ini dalam upaya untuk mengedukasi buah hatinya tentang pentingnya divaksin.

Estiana, seorang wali murid dari siswa kelas 1 di SDN Banjaran 5 misalnya. Ia punya cara unik untuk memotivasi putranya supaya semangat dalam menerima vaksin Covid-19. Ia mengatakan bahwa dunia anak-anak tidak jauh dengan bermain. Untuk itu, ia memanfaatkan momen tersebut untuk memotivasi putranya.

“Saya sampaikan ke anak saya, kalau dia mau main, happy-happy sama temennya, boleh, asal harus divaksin terlebih dahulu, supaya tetap sehat,” tuturnya, ditemui saat mengantarkan buah hatinya menerima vaksin dosis kedua, Kamis, (13/1).

Berbeda dengan Kiki, wali murid kelas 4 SDN Banjaran 4 yang mengatakan pada putrinya bahwa, jika ia sudah divaksin maka dia boleh ikut masuk ke mall. “Namanya juga anak-anak, siapa sih yang tidak tergoda jika diajak ke mall dimana banyak gerai-gerai yang menjual jajanan, mainan-mainan, hingga baju-baju lucu yang tentu saja sangat disukai olehnya,” ucapnya.

Lebih unik lagi, putra dari Sri Rahayu, siswa SD Plus Rahmat yang mengatakan bahwa putranya termotivasi lantaran ingin memiliki kartu vaksin sama seperti ayah dan bundanya. “Karena ayah dan bundanya punya sertifikat vaksin, dia jadi kepingin juga untuk mendapatkan kartu vaksin. Sehingga dia semangat mengikuti vaksinasi ini,” ucapnya.

Tapi tidak sedikit pula orang tua yang mengaku bahwa buah hatinya dalam mengikuti vaksin Covid-19 atas kesadaran mereka sendiri. Seperti yang diungkapkan oleh Agus Arifin, orang tua wali murid dari seorang siswi yang bersekolah di SDN Banjaran 5.

“Tidak ada treatment khusus, dia dengan kesadaran dirinya mau untuk mengikuti vaksinasi. Karena saya menanamkan pada putri saya bahwa menjaga kesehatan terutama ditengah pandemi ini sangat penting dan Alhamdulillah ia dapat memahami hal tersebut,” ungkap seorang ayah yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Kebudayaan di Disbudparpora Kota Kediri ini.

Senada dengan hal tersebut, putra dari dr. Ira Widyastuti termotivasi dengan sendirinya lantaran melihat ayah, bunda serta kakaknya yang juga telah divaksin. “Tanpa ada paksaan dia semangat dengan sendirinya untuk mengikuti vaksinasi ini. Mungkin juga karena melihat ayah, bunda serta kakaknya telah divaksin,” tutur wanita yang sehari-hari bekerja sebagai kepala unit donor darah PMI Kota Kediri ini, saat dijumpai di SDN Banjaran 4.

Sebagai informasi, pelaksanaan suntikan vaksinasi dosis kedua bagi anak-anak usia 6-11 tahun di Kota Kediri ini dilaksanakan mulai hari ini, Kamis, (13/1) di sejumlah lokasi. Meliputi SDN Banjaran 1, 2, 4, dan 5; SDN Burengan 1, 3, dan 4; serta SD Plus Rahmat. Ada sedikitnya 1.269 dosis vaksin jenis Sinovac yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Kediri. Suntikan dosis 2 ini diberikan kepada anak-anak yang sebelumnya telah mengikuti vaksinasi dosis pertama pada tanggal 15 Desember 2021 lalu.(pan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks