Letkol Inf Andy Apresiasi Taruna Taruni Asal Blora

ANALISAPUBLIK.COM | Blora — Sebanyak 4 orang Taruna – Taruni Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol) bersilaturahmi dengan Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro di ruang kerjanya, Senin (03/01).

Keempatnya yakni, Sersan Mayor Satu Taruna Diyanna Asma’ula Munawaroh, asal Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora kota, alumni sekolah SMA Taruna Nusantara 2018. Kemudian Sersan Mayor Dua Taruna Rizky Ardiyanto, asal Desa Tempuran Blora, alumni SMA Negeri 1 Blora 2018, Sersan Taruna Krisnanta Ahnaf Pramudya, asal Perumnas – Karangjati Blora, alumni SMA Negeri 1 Blora 2019 serta Bhayangkara Taruna Farizi Imam Aji, asal Karangjati Blora, alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang 2020.

Di hadapan mereka, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro memberikan motivasi dan semangat kepada putra putri terbaik asal Kabupaten Blora yang tengah menempuh pendidikan di Akmil Magelang dan Akpol Semarang.

“Jangan sombong serta ikuti pendidikan dengan baik karena kalian adalah kebanggaan kedua orang tua dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Blora,” ujarnya.

Dandim pun sangat mengapresiasi semangat para taruna atas kegigihan mereka sehingga berhasil sesuai apa yang dicita-citakan.

“Semoga kedepan ini menjadi motivasi bagi Putra – Putri di Wilayah Kodim 0721/Blora,” tandasnya.

Keempatnya berkesempatan berbagi cerita dan sharing pengalaman dengan Dandim 0721/Blora yang merupakan lulusan Akademi Militer Tahun 2002.

“Orang tua saya (Bapak) bekerja sebagai sopir dan ibu sebagai penjahit. Sejak SMP, SMA belajar dengan giat sehingga nilainya bagus dan bisa mengikuti seleksi Akmil,” ungkap Taruna Diyanna.

Ia menjelaskan, pendaftaran taruna Akmil gratis, tidak dipungut biaya apapun. Dia pun berpesan untuk adik-adik di Blora yang ingin menjadi taruna atau sekolah kedinasan lainnya harus tetap semangat, terus berlatih dan belajar.

“Yang penting jangan minder, jangan percaya jika mendaftar taruna itu susah dan mengeluarkan banyak biaya. Semoga adik-adik Blora yang mau mendaftar taruna atau sekolah kedinasan lainnya bisa diterima tahun ini (2022),” pungkas Diyanna, yang kini menempuh pendidikan tingkat IV di Akmil Magelang.

Sementara itu, Farizi Imam Aji, satu-satunya taruna Akpol asal Blora mengatakan bahwa taruna tidak harus berasal dari sekolah biasa. Namun santri juga bisa menjadi taruna, seperti yang ia alami.

“Saya dulu sekolah di SD Tempelan Blora kemudian melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang hingga setingkat SMA. Untuk adik-adik santri di Kabupaten Blora, terus tingkatkan motivasi dan ibadah kalian untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT agar apa yang dicita-citakan terwujud, serta dimudahkan oleh Allah SWT. Disamping itu siapkan fisik dan mental, dan belajar materi-materi yang akan diteskan. InshaAllah pasti lolos,” kata Farizi.

Penulis : Pur
Editor : Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks