Polemik Pengisian Perades di Blora, Bupati dan Tim Pembina Digugat

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Proses pengisian perangkat desa (Perades) di Kabupaten Blora Jawa Tengah, masih berpolemik. Kali ini Bupati Blora dan Tim Pembina Pelaksana Pengisian Perangkat Desa digugat. Gugatan ini dengan registrasi Nomor Perkara 3/Pdt.G/2022/PN di Pengadilan Negeri (PN) Blora.

Zaenul Arifin sebagai kuasa hukum penggugat menyatakan perbuatan para tergugat yang membiarkan peran aktif pihak luar, Koordinator Pelaksana Pengisian Perangkat Desa Kabupaten Blora untuk mengurus, memfasilitasi terjadinya kerjasama antara Tim Pelaksana dengan Perguruan Tinggi, untuk pelaksanaan tes tertulis dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) adalah melawan hukum.

Berikutnya, menyatakan perbuatan para tergugat yang tetap melanjutkan proses Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa di Kabupaten Blora tahun 2021 dan 2022 adalah melawan hukum.

Selanjutnya, dalam gugatannya itu dia meminta pengadilan menghukum tergugat I untuk mencabut Izin Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa tahun 2021 yang telah diterbitkan pada Tahun 2021.

Lalu, menghukum para tergugat untuk memerintahkan kepada seluruh Tim Pelaksana Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa di Kabupaten Blora Tahun 2021, agar tidak melanjutkan tahapan Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa tahun 2021, di tahun 2022.

“Kami berharap majelis hakim mengabulkan gugatan para penggugat seluruhnya,” ujarnya, Kamis (14/01).

Sementara itu, Humas PN Blora, Rahmad Dahlan membenarkan adanya gugatan yang masuk terkait pengisian Perades. Adapun yang menggugat terdapat 3 orang.

“Sudah teregister. Tergugat salah satunya Bupati Blora,” ucapnya.

Setelah ini, PN Blora akan segera menunjuk majelis hakim dan menentukan jadwal sidangnya.

Penulis : Eka
Editor : Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks