Tinjau Pelaku UMKm Kerupuk,Camat Berikan Suport Untuk Bertahan

ANALISAPUBLIK.COM | Surabaya.Habib selaku camat Rungkut Surabaya bersama Lurah Medokan Ayu Kecamatan Rungkut Kota Surabaya, Ihwanul Qirom, pada agendanya kali ini mendatangi salah satu rumah produksi  kerupuk Waluyo milik Lasimin di Tambak Medokan Ayu Surabaya,Senin (10/01/2022).

Selain untuk bersilaturrahmi, kedatangan mereka untuk memotivasi perajin kerupuk yang terimbas kenaikan  harga minyak  goreng.

Diketahui bersama untuk kenaikan harga minyak goreng tersebut saat ini hampir 100 persen dan kenaikkan ini sudah dirasa hampir lebih sau bulan yang lalu. Dari sebelumnya dikisaran 8-10 ribu, kini harga minyak curah menjadi Rp18.700 per kg. Disisi lain, pedagang kerupuk tidak bisa gegabah menaikkan harga jual kerupuk.

Camat Rungkut Surabaya Habib menyampaikan kepada awak media”bahwa kenaikan harga minyak goreng ini memang dipenguruhi oleh naiknya harga bahan baku. Ia berharap, meski saat ini perajin kerupuk terutama yang ada di wilayah kerjanya tidak menyerah. Karena banyak pedagang yang meggantungkan hidup dari rumah produksi.”

“Seperti di rumah produksi kerupuk milik Lasimin ini. Sedikitnya 15 pedagang mengandalkan penghidupan dari kerupuk. Dari 15 orang itu, tentunya banyak kepala yang harus dihidupi setiap hari”imbuh Habib.

“Semoga harga minyak goreng segera turun agar  UMKM kami di wilayah Rungkut ini tidak kolaps” terang Habib kembali.

Dalam kesempatan ini Camat juga mendorong Lasimin agar segera mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB). Dengan memiliki NIK, maka pemilik usaha mikro dan kecil akan diberi pendampingan oleh Pemerintah atau lembaga terkait agar usahanya dapat berkembang menjadi besar.

“Jika memiliki NIB, pelaku usaha bisa mendapatkan kemudahan untuk mengajukan akses pembiayaan kepada lembaga bank atau non-bank,”pungkas Camat diakhir wawancaranya bersama awak media.

Sementara itu ditempat yang sama Lasimin mengungkapkan” saya sangat berterima kasih atas kunjungan dari perangkat desa setempat, kehadiran Camat dan Lurah ini menjadi penyemangat ditengah upayanya dalam mempertahankan usaha kerupuk”.

“Terimakasih atas kedatangannnya di pabrik kecil kami, berharap dalam waktu dekat pemerintah bisa menurunkan harga minyak goreng karena hal ini sangat berdampak pada usaha dan bisnis tersebut,” imbuhnya.

(Michael Markus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks