Unit Reskrim Polsek Rungkut, Tangkap Curanmor

ANALISAPUBLIK.COM | Surabaya – Karena tidak punya pekerjaan, ketiga pengangguran RS (24) warga Jalan Brebek, YWN (31) warga jalan Panduk, dan SA (19) warga Tambak Sumur nekat menjambret sepeda motor Honda Beat L 4720 AK di Penjaringan Sari (depan Graha YKP), Minggu (23/01/2022). Akibatnya, ketiganya ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Rungkut.

Saat konferensi pers Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu Djoko Soesanto menjelaskan, aksi tersebut bermula dari korban yang saat itu melintas di jalan Merr, Surabaya dan hendak pulang ke Jalan Kedung Baruk. Tak berselang lama, kelompok korban yang menggunakan dua motor merk Honda Beat dan Vario lantas saling bersenggolan dan terjatuh.

“Tersangka saat itu sedang mencari mangsa, ketemu dua motor yang saling tabrakan pura – pura membantu sambil menuding salah satu motor jadi pelaku tabrak lari,” ujarnya pada konferensi pers Polsek Rungkut Senin (31/01/2022)

Korban yang saat itu bingung akhirnya menurut saja saat Rosi mengancam akan membawa permasalahan tersebut ke Polsek Rungkut. Ia lantas menyuruh Yuniawan untuk segera membawa Honda Beat milik korban yang terjatuh dan menyuruh Satria menunggu di Jalan MERR bersama korban lainnya.

Usai merampas handphone dan motor Honda Beat milik korban, Yuniawan dan Rosi langsung melarikan diri dan meninggalkan korban. Sementara, Satria yang membawa motor Honda Vario milik korban beralasan ingin mencari kedua temannya yang sudah terlebih dahulu pergi.

“Usai diputar – putar dipukuli dan hape korban dirampas. Beruntung saat itu ada anggota opsnal Polsek Rungkut yang sedang patroli sehingga bisa kita amankan Satria,” tegas Djoko.

Usai menangkap Satria, Polisi lantas memburu Yuniawan dan Rosi yang sudah kabur terlebih dahulu. Mereka berdua lalu ditangkap di rumahnya bersama dengan Honda Beat yang disembunyikan di Balai RW. Dari pengakuan ketiga tersangka, mereka semua membutuhkan uang untuk menjalani hidup. Karena tidak bekerja, akhirnya mereka nekat untuk melakukan tindakan pidana.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 9 tahun penjara. (Hum|mark)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks