Wujudkan Zero Knalpot Brong, Satlantas Polres Blora Amankan 144 Sepeda Motor

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blora Polda Jawa Tengah dibantu oleh petugas gabungan mengamankan ratusan sepeda motor saat razia knalpot brong, Sabtu (15/01) malam.

Razia yang dipimpin oleh Kasatlantas Polres Blora, AKP Edi Sukamto, petugas berhasil melakukan penindakan sebanyak 182 pelanggaran dengan rincian 130 knalpot brong dan 52 pelanggaran lalu lintas yang dapat menimbulkan fatalitas kecelakaan.

AKP Edi Sukamto menyampaikan bahwa jumlah kendaraan bermotor yang disita adalah sebanyak 144 sepeda motor. Ia membeberkan bahwa razia tersebut dilaksanakan akibat adanya aduan masyarakat terkait maraknya kendaraan yang menggunakan knalpot brong.

“Razia knalpot brong ini adalah atensi Bapak Kapolda Jawa Tengah untuk mewujudkan Jateng Zero Knalpot Brong. Dalam rangka menindaklanjuti banyaknya aduan dari masyarakat yang mengeluhkan pengendara motor menggunakan knalpot brong yang menimbulkan kebisingan serta ketidaknyamanan warga,” ungkapnya.

Lebih lanjut AKP Edi menjelaskan, razia digelar di dua titik strategis yang biasa dilewati pengguna kendaraan dengan knalpot brong. Yaitu Bundaran Tugu Pancasila dan depan Kantor Satlantas Polres Blora.

AKP Edi menambahkan, razia knalpot brong ini bertujuan untuk menertibkan penggunaan kendaraan khususnya ranmor roda dua.

Bagi masyarakat yang terkena razia knalpot brong dan kendaraannya disita di Satlantas Polres Blora dapat mengambil kendaraan dengan beberapa persyaratan yang harus dilakukan.

“Pemilik motor diperkenankan mengambil kendaraannya dengan syarat harus mengganti knalpot brong dengan knalpot standard setelah sidang,” jelas AKP Edi.

AKP Edi berharap, masyarakat selalu mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk tidak mengganti knalpot standar dengan brong. Selain mengganggu pengguna jalan lain dan masyarakat di sekitar lokasi, knalpot brong juga melanggar pasal 285 ayat 1 undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan.

Kasatlantas juga berpesan kepada masyarakat pengguna jalan untuk tetap mematuhi tata tertib dalam berlalu-lintas. Dengan begitu bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Penulis : Zen
Editor : Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks