Isu Tolakan Tidak Dibenarkan,Tertuang Diizinkan Oleh Pengelola

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Terkait adanya informasi yang beredar ke masyarakat melalui salah satu media online, dimana stadion Brawijaya Kota Kediri yang batal dipergunakan tim Persedikab Kediri sebagai tempat berlatih, ditepis oleh pihak pengelola.Stadion yang berada di bawah naungan DLHKP(Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan) kota Kediri.

Setelah bertemu empat mata antara pihak pengelola Stadion Brawijaya yang diwakili Kepala Dinas DLHKP Kota Kediri Anang Kurniawan dan pengurus Persedikab Kediri M. Abdu Firman Kelana selaku Sekretaris Umum,hal ini dilakukan untuk membantah bahwasanya melalui Pemerintah Kota Kediri dan Pemerintah Kabupaten Kediri saat ini hubungan sangat harmonis,apalagi yang saat ini Kota Kediri sangat mendukung penuh kemajuan sepak bola yang ada di Kabupaten Kediri.Jum’at(4/2)

Anang Kurniawan menyampaikan”informasi yang beredar penolakan akan Persidikab menggunakan Stadion Brawijaya sebagai tempat latihan itu tidak benar,hanya saat itu miss dengan petugas kami yang di lapangan  dengan jadwal atau jam penggunaan lapangan”.

“Sepanjang stadion tidak digunakan oleh pihak lain ataupun disewa pihak lain dan stadion itu free atau kosong,siapapun bisa menyewa untuk digunakan,dan juga mengantongi ijin dari gugus tugas covid-19 mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi” pungkas Anang kembali.

Orang yang juga pernah megharumkan nama Kota Kediri di kacah Sepak Bola Nasional ini yang bergabung dengan Persik Kediri mengungkapkan kembali”berharap untuk masyarakat tidak termakan isu yang kurang benar,karena kami selaku pihak pengelola dan penyewa yaitu Persidikab,terus berkomunikasi intens,bahkan kita juga sharing bagaimana kedepannya untuk membangun lebih baik”.

Abdu Firman kelana selaku Sekum Persedikab Kediri di tempat yang sama juga menjelaskan”pihaknya di sini untuk berkoordinasi dan menyelesaikan isu miring yang beredar di masyarakat akan penolakan latihan Persedikab menggunakan Stadion Brawijaya yang berlokasi di Kota Kediri itu tidak benar”.

“Pihak pengelola dan penyewa sudah sepakat untuk menggunakan Stadion Brawijaya sebagai tempat latihan team kami,dan hal itu juga sudah tertuang pada surat balasan yang diberikan oleh pihak pengelola stadion yaitu DLHKP kota kediri yang dikeluarkan pada tanggal 31 januari 2022 lalu”.

Terakhir Abdu menegaskan kembali”perihal permohonan ijin penggunaan stadion brawijaya sebagai tempat latihan dan kegiatan kompetisi liga 3 PSSI nasional 2021/2022 “diizinkan”dengan segala ketentuan yang berlaku sesuai surat rekomendasi dari satgas penanganan covid-19 nomor 443.2/76/413.033/2022 tanggal 28 januari 2022.”.(pan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks