Korban Tewas Bukan Akibat Jalan Berlubang

PPK 4.2 Merlan Efendi : Kita Sudah Pasang Rambu Sesuai Undang – Undang

ANALISAPUBLIK.COM |  Mojokerto – Kecelakaan lalu lintas di jalan nasional, tepatnya di Jalan Raya Bypass Mojokerto menyebabkan satu pengendara tewas terlindas truk tangki pada Senin (7/2/2022) pukul 08.30 wib.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.2 BBPJN Jatim – Bali Merlan Efendi mengatakan, bahwa pihaknya telah memberi tanda atau rambu sebelumnya. “Dalam Undang – Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan pasal 24 ayat 2 dalam hal ini belum dapat dilakukan perbaikan jalan yang rusak sebagaimana dimaksud pada ayat 1 penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,”katanya saat dihubungi via telpon pada Selasa (8/2/2022).

Merlan menjelaskan, korban laka yang meninggal sempat memaksakan kehendak untuk mendahului (nyalip_red) dari sebelah kiri, sehingga Nur Huda turun dari existing jalan, sedangkan disaat turun dari aspal atau bahu jalan aspal dia tidak bisa menguasai motor yang dikendarainya.

“Perlu untuk dipahami korban laka tersebut bukan melintasi jalan berlubang seperti yang banyak dibicarakan di media, melainkan terperosok akibat tanah dipinggir existing jalan dengan penuh genangan air, akhirnya terjatuh dan masuk di bawah truck bagian kiri belakang, kejadian tersebut dibenarkan oleh saksi kejadian oleh sopir truck yang melindas korban (Nur Huda),” jelasnya pada Rabu (9/2/2022).

Dikutip dari berbagai media, kecelakaan dikarenakan jalan rusak dan berlubang, dengan kronologis korban Nur Huda (52 tahun) menggunakan sepeda motor Honda Supra 125 Nopol AG 2494 EBS mendahului truck tangki (Sopir Riyanto_58 tahun) dengan Nopol AG 8619 EB dari sisi kiri. Saat berjalan, korban menghindari jalan berlubang sehingga mengalami selip dan terjatuh masuk di bawah kolong, sehingga korban tewas di lokasi kecelakaan.

Klarifikasi PPID BBPJN Jatim – Bali

Kecelakaan ruas Jampirogo Mlirip KM. SBY 50+400, pada Senin (7/2/202) pukul 08.30 wib di jalan Raya Pass Mojokerto (sebelum terminal).

Semula kendaraan motor Honda Supra 125 Nopol AG 2494 EBS yang dikendarai Nur Huda berjalan dari arah utara kearah selatan, pada saat berjalan berusaha mendahului kendaraan mobil barang truck tangki Nopol AG 8619 EB yang berjalan searah di depannya dari sisi kiri, pada saat berjalan korban kehilangan keseimbangan sesampai di TKP mengalami selip dan terjatuh masuk bawah kolong mobil barang truck tangki yang didahuluinya. Bahwa lokasi kecelakaan tidak ada jalan yang berlubang.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks