Pupuk Bersubsidi Dijual Ilegal di Blora, Pemilik Diancam 2 Tahun Penjara

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Polres Blora menetapkan tersangka atas kasus penyalahgunaan pupuk bersubsidi yang akan dijual secara ilegal.

Kasatreskrim Polres Blora, AKP Setiyanto menyampaikan bahwa pada hari Kamis, (17/02) lalu, anggota Polsek Jati berhasil mengamankan 2 truk yang mengangkut 200 sak pupuk bersubsidi tanpa dilengkapi dokumen di wilayah desa Gempol.

“Kami jelaskan, pada hari Kamis, 17 Februari 2022, anggota Polsek Jati telah melakukan penangkapan penyalahgunaan pengedaran pupuk bersubsidi. Kami berhasil mengamankan 200 sak pupuk,” ucapnya saat konferensi pers, Selasa (22/02).

Kasatreskrim menyebutkan bahwa pupuk yang didapatkan ini berasal dari Madura dibawa ke Blora rencana akan dijual di wilayah desa Gempol Kecamatan Jati.

Pihaknya menetapkan pemilik pupuk bersubsidi berinisial WA sebagai tersangka. Sedangkan kedua sopir dijadikan saksi.

“WA disini adalah yang membeli pupuk dari Madura, sedangkan sopir yang membawa pupuk dijadikan sebagai saksi. Ancaman hukuman maksimal untuk tersangka adalah 2 tahun penjara,” tandas AKP Setiyanto.

Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah mengatakan telah berkoordinasi dengan Kejaksaan terkait barang bukti (BB) berupa pupuk bersubsidi. Pupuk yang ada hanya akan diambil beberapa sampling dan sisanya akan dilelang sehingga pupuk yang ada bisa dimanfaatkan warga untuk menekan kenaikan kembali HET pupuk bersubsidi di Blora.

“Untuk barang bukti pupuk akan kita lelang, hanya beberapa sampling yang akan kita jadikan sebagai BB. Kita sudah koordinasi dengan kejaksaan untuk uang hasil lelang akan kita lakukan penyitaan sehingga pupuknya bisa dipakai oleh warga,” kata Kapolres.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 200 Sak pupuk bersubsidi, 2 truk, 3 unit hand phone serta 2 lembar bukti transfer pembelian pupuk.

Sebelumnya diberitakan, anggota Polsek Jati mengamankan 2 truk bermuatan pupuk bersubsidi jenis Urea dan Phonska tepatnya di Jalan raya Selogender, Desa Gempol, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora pada Kamis (17/02) sekitar pukul 01.00 WIB. Dari kejadian ini, petugas mengamankan 3 orang yaitu pemilik pupuk berinisial W (23), dan 2 sopir yakni ACB (31), warga asal Dukuh Soko, Desa Kalisari, serta P (34), warga Dukuh Talkidang, Desa Ngliron, Kecamatan Randublatung.

Penulis : Arf
Editor : Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks