Diduga Serangan Jantung, Petani di Ngasem, Bojonegoro, Meninggal Saat Memanen Padi di Sawah

ANALISAPUBLIK.COM (Lamongan)Diduga akibat serangan jatung, seorang petani bernama Kasturi (52), warga Desa Bareng RT 001 RW 001, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (15/03/2022) sekira pukul 11.30 WIB, meninggal dunia di area pesawahan milik saudaranya yang berada di desa setempat.

Sebelum meninggal, korban bersama beberapa tetangganya sedang membantu memanen padi di sawah milik kakaknya, namun tiba-tiba korban jatuh dan saat dilakukan pengecekan, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Menurut keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat sakit jantung dan korban sering mengeluh mudah lemas dan kelur keringat dingin.

Diduga penyebab kematian korban karena penyakit jantung yang dideritanya kambuh secara mendadak.

Petugas saat lakukan identifikasi mayat Kasturi 52), warga Desa Bareng, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, yang meninggal dunia di area pesawahan desa setempat. Selasa (15/03/2022)

Kapolsek Ngasem, Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Imam Kanafi SH menjelaskan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Selasa (15/03/2022) sekira pukul 07.00 WIB, korban bersama tetanggnya yang bernama Parsidi, Lamidin, dan Yanto, berangkat ke sawah untuk memanen padi milik Lamidin, yang merupakan kakak korban.

Selanjutnya sekira pukul 11.30 WIB, saat korban menyiapkan mesin pemanen padi tiba-tiba terjatuh, sehingga kakak korban berupaya menolong.

“Namun setelah dicek, korban sudah tidak bernafas atau meninggal dunia. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan melapor ke Polsek Ngasem,” kata Kapolsek AKP Imam Kanafi SH.

Mendapati laporan tersebut selanjutnya petugas Polsek Ngasem bersama petugas Puskesmas Ngasem langsung menuju ke lokasi kejadian, untuk melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut Kapolsek, berdasarkan hasil pemeriksaan patugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap korban disimpulkan bahwa korban diduga mengalami serangan jantung.” kata Kapolsek.

Sementara menurut keterangan istrinya bahwa korban pada saat akan berangkat ke sawah dalam kondisi baik dan sehat, akan tetapi korban sering mengeluh mudah lemas dan kelur keringat dingin.

“Oleh istrinya korban disuruh istirahat saja tetapi korban tetap berangkat karena hendak memanen padi di sawah kakaknya sendiri.” kata Kapolsek.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga menerima atas musibah yang menimpa korban dan dikuatkan dengan surat pernyataan. “Selanjutnya jenazah korban kami serahkan kepada ahli warisnya untuk dimakamkan,” kata Kapolsek Ngasem AKP Imam Kanafi SH.

Editor: Nur
Publisher: Biro pantura Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks