Kasusnya Dihentikan, Kades Cabean Blora Inginkan Keadaan Kondusif

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Polres Blora menghentikan kasus yang menyangkut Kepala Desa (Kades) Cabean, Kecamatan Cepu atas dugaan pemalsuan dokumen lantaran tidak memenuhi unsur pidana. Surat ketetapan tersebut bernomor polisi :S.Tap/44/III/2022/Reskrim yang dikeluarkan pada tanggal 1 Maret 2022 dan ditandatangani Kapolres Blora, AKBP Aan Hardiansyah.

Kades Cabean, Kismiyati mengaku belum menerima surat tersebut secara fisik. Meski demikian, dirinya merasa lega atas penghentian penyelidikan terhadap laporan pengaduan masyarakat kepadanya.

“Secara fisik (surat penghentian penyelidikan_red) belum, tapi sudah dapat fotonya melalui whatsapp,” ucapnya kepada awak media, Sabtu (19/03).

Dirinya menjelaskan bahwa ia dilaporkan ke polisi atas dugaan pemalsuan dokumen pada seleksi pengisian perangkat desa yang membuka lowongan 4 formasi.

“Saya dilaporkan atas dugaan pemalsuan dokumen SK Karang Taruna, di formasi Kadus Sugihwaras. Padahal SK tersebut yang mengeluarkan Kades lama, dan saya hanya membuatkan surat keterangan saja,” jelasnya.

Setelah mengetahui kasusnya dihentikan, ia akan fokus bekerja sebagai Kades untuk melayani warganya.

“Setelah ini selesai ya sudah, saya fokus kerja. Kalau saya selaku kepala desa ya harapannya kondusif,” tandasnya.

Sementara itu, Sumari selaku kuasa hukum Kades Cabean membenarkan telah menerima informasi penghentian kasus tersebut. Meski demikian, dirinya akan menuntut balik pelapor.

“Benar, sudah SP3 yakni penghentian penyelidikan. Kami akan lapor balik yang melaporkan klien kami,” kata Sumari.

Sebelumnya, Kades Cabean dilaporkan masyarakat ke kepolisian atas dugaan pemalsuan dokumen pada seleksi Perades tertanggal 02 Februari 2022. Kasusnya kini dihentikan lantaran tidak memenuhi unsur pidana.

Penulis : Arf
Published : Biro Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks