TMMD Reg Ke-113 di 4 Kodim, Kodam IV/Dipo Wujudkan Mimpi Masyarakat Pedesaan

ANALISAPUBLIK.COM | Semarang – Wujudkan mimpi masyarakat pedesaan, program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-113 tahun 2022 secara resmi dibuka, dilaksanakan secara serempak di empat wilayah Kodam IV/Diponegoro, yakni Kodim 0711/Pemalang, Kodim 0732/Sleman, Kodim 0721/Blora dan Kodim 0723/Klaten, pada Rabu (11/05).

Dihadiri oleh para pejabat TNI-Polri, Muspida Kabupaten setempat, tokoh agama, pemuda hingga masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, pembukaan TMMD Reguler ke-113 diawali penandatanganan serta penyerahan naskah serah terima dari Bupati kepada Dansatgas yang dilaksanakan secara terbatas dan menerapkan Prokes ketat.

Dengan melibatkan TNI-Polri, Kementerian terkait, Lembaga Pemerintah Non Kementerian terkait dan Pemda serta segenap lapisan masyarakat setempat, TMMD merupakan salah satu program Komando Atas dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan akselerasi pembangunan infrastruktur di desa. Selain itu, program TMMD juga dinilai mampu meningkatkan roda perekonomian yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan wawasan kebangsaan guna terciptanya NKRI yang utuh, tangguh dan siap menghadapi berbagai bentuk ancaman.

Adapun giat sasaran TMMD Reguler ke-113 yang dilaksanakan selama 30 hari tersebut  dibuka pada 11 Mei lalu dan digelar di wilayah Kodim 0711/Pemalang yakni di Desa Pegiringan, Kecamatan Bantar bolang, sedangkan untuk Kodim 0732/Sleman di Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kodim 0721/Blora di Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati dan  Kodim 0723/Klaten di Desa Nanggulan, Kecamatan Cawas.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, pada Rabu (11/05) Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto menjelaskan TMMD adalah sebuah asa ataupun mimpi masyarakat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur di desanya. Terlihat semangat gotong royong hingga kebersamaan masyarakat dengan TNI-Polri serta komponen pemerintah lainnya.

“Program TMMD adalah salah satu mimpi masyarakat pedesaan dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur didesanya, sebab jika dilihat banyak dari mereka yang mengharapkan adanya uluran tangan yang dapat mendukung kesejahteraan kehidupan mereka,” ungkapnya.

Kapendam juga menyebutkan bahwa sasaran pembangunan TMMD Reguler ke-113 dikategorikan menjadi dua bagian yakni sasaran fisik yang meliputi pembangunan jalan, talud, gorong gorong, rumah ibadah, pos kamling, jembatan hingga perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan sasaran non fisik yakni penyuluhan, pemutaran film kebangsaan, pelayanan kesehatan, donor darah, perpustakaan keliling, pembagian sembako dan pelayanan perpanjangan pajak STNK.

Setelah resmi dibuka, Kapendam berharap agar pelaksanaan TMMD dapat dijadikan sebagai sarana kebersamaan TNI dengan rakyat, dimana TNI selalu ada di tengah tengah kesulitan rakyat, selalu dapat menjadi solusi dan selalu mendapat tempat sendiri di hati rakyat, seperti halnya yang diperintahkan oleh Kasad dalam tujuh perintah hariannya.

Penulis : Pen
Published : Biro Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks