Tuntut Pencopotan Kejari Pasuruan Puluhan Karyawan Koperasi Senkuko Duduki Kantor Kejati Jatim

 

ANALISAPUBLIK.COM | SURABAYA- Puluhan massa akdi dari karyawan Koperasi Senkuko (Sentra Perkulakan Koperasi) pasar Kebon Agung Pasuruan melakukan aksi demo damai di depan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, pada Rabu (25/05/2022).

Tuntutan dari aksi ini, meminta pihak Kejati untuk mengkaji dan mencopot Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan Dr. Maryadi Idham Khalid dari jabatannya.

Pasalnya, pihak Koperasi merasa tidak puas terkait pajak retribusi diminta oleh kejaksaan kota pasuruan kepada Koperasi tidak sesuai aturan hukum

Menurut pengelola Koperasi, Irwan, pihaknya selama ini sudah memenuhi kewajiban tanpa adanya keterlambatan terkait retribusi tanah dan kontribusi.

Belakangan, lanjut Irwan, pihaknya diminta untuk membayar retribusi gedung yang semula tidak ada.

“Seharusnya kejaksaan mendesak pemerintah kota pasuruan untuk mengeluarkan tagihan, bukan malah mendesak kami membayar tanpa tagihan,” tukasnya.

Menurut kuasa hukumnya, Julian Jaya, pembayaran retribusi menurut hukum perda nomor 2 tahun 2008, Pasal 14 menyebutkan bahwa retribusi di pungut dengan menggunakan surat ketetapan retribusi daerah/tagihan.

“Kami bukannya tidak mau bayar retribusi gedung, tapi menunggu surat ketetapan retribusi sebagaimana diwajibkan menurut pasal 14 Perda nomor 2 tahun 2008,” jelasnya saat dikonfirmasi Analisapublik.com.

“Kenapa Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan tidak berani memerintahkan Pemerintah kota pasuruan untuk mengeluarkan surat ketetapan retribusi. Ada apa?,” jelas Julian.

Oleh sebab itu, masih menurut Julian, ia menilai hal tersebut tidak sesuai aturan hukum dan cenderung ada permainan.

Harapannya, agar ada transparansi dan Kejati bisa menyelesaikan masalah ini secepatnya. (joe).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks