Ditutup Danrem 073/Mkt, Bupati Apresiasi Hasil TMMD Reg 113 Kodim Blora


ANALISAPUBLIK.COM | Blora –  Kegiatan TNI Membangun Manunggal Desa (TMMD) Reguler ke-113 Kodim 0721/Blora di Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, resmi ditutup Danrem 073/Makutarama, Kolonel Inf Purnomosidi. Kamis, (9/6/2022).

Bupati Arief Rohman dalam sambutannya menyatakan senang dan berharap sinergitas TNI Polri dan warga dalam menyukseskan pembangunan daerah terisolir di Kabupaten Blora terus ditingkatkan.

“Akhirnya jalan di Alasmalang yang dulunya memprihatinkan,  kini lebih nyaman setelah dibangun lewat TMMD. Maturnuwun atas sinergitas dan gotong royong nya selama satu bulan terakhir. Ke depan kita ingin program TMMD ini terus berlanjut menyentuh desa atau dukuh lainnya yang ada di tengah-tengah hutan,” ucap Bupati Arief.

Jalan hasil karya TMMD Kodim Blora itu kini sudah diresmikan secara bersama. Mulai  Danrem 073/Makutarama, Kolonel Inf. Purnomosidi, Bupati Arief Rohman, Dandim 0721/Blora, Letkol Inf. Andy Soelistyo KP, dan Ketua DPRD Blora HM. Dasum.

Secara simbolis peresmian jalan ditandai  dengan pemotongan pita dan foto bersama di Tugu TMMD Reguler ke -113.

Masyarakat setempat pun tidak mau ketinggalan dengan momentum ini. Baik warga Dukuh Bulurejo, maupun warga Dukuh Alasmalang tampak antusias dan senang. Tak segan mereka mengajak Bupati dan jajaran untuk foto bersama.

Bisa dimaklumi, jalan di kawasan hutan jati yang selama ini kondisinya parah dan tidak bisa dilalui kendaraan, akhirnya setelah dibangun lewat TMMD bersama TNI, Polri, dan Pemda, kini bisa dilalui dengan lancar.

Rombongan Danrem dan Bupati,  juga langsung mencoba jalan hasil TMMD menuju Dukuh Alasmalang tersebut, sekaligus menyapa masyarakat setempat yang sudah menunggu dengan menampilkan kesenian Barongan Blora.

Di Alasmalang, Bupati dan rombongan juga berdialog dengan para pelajar SD, pengurus Posyandu, dan sempat meninjau masjid setempat.

Diketahui, sesuai laporan Dandim 0721/Blora , Letkol Inf. Andy Soelistyo KP,kegiatan TMMD Reguler ke-113 di Desa Pengkoljagong yang dilaksanakan mulai 11 Mei 2022 lalu hingga 9 Juni 2022,  berhasil melaksanakan sejumlah pembangunan fisik dan non fisik.

Dijelaskan Dandim Andy, kegiatan fisik meliputi pembangunan jalan hutan penghubung Alas Malang – Bulurejo, Desa Pengkoljagong. Berupa jalan grosok sepanjang 1.100 Meter, lebar 2,5 Meter.

Selanjutnya membangun kemudian makadam sepanjang 3.300 Meter dengan lebar 2,5 Meter, juga jalan grosok/leveling sepanjang 3.400 Meter dengan lebar 2,5 Meter. Termasuk membangun  talud badan jalan sepanjang 20 Meter dengan tinggi 3 Meter untuk mencegah longsor.

“Semuanya sudah selesai,” ujar Dandim.

Sedangkan untuk kegiatan pembangunan non fisik cukup bervariatif. Mulai penyuluhan hukum perdata, penyuluhan wasbang dan PPBN, penyuluhan dikmas/laka, penyuluhan pendampingan industri rumah tangga, penyuluhan peningkatan hasil pertanian.

Termasuk penyuluhan administrasi kependudukan, penyuluhan lingkungan hidup, penyuluhan KB, penyuluhan perkawinan dan perceraian, penyuluhan pernikahan dini dan stunting hingga keterampilan.

“Kita siap untuk terus bersinergi dengan Pemda dalam rangka menyukseskan pembangunan daerah. Melalui TMMD kita wujudkan dedikasi terbaik dalam membangun NKRI,” tegas Dandim Blora.

Danrem 073 Makutarama, Kolonel Inf. Purnomosidi mengapresiasi keberhasilan TMMD Reguler di Kabupaten Blora dengan desa sasaran Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati itu.

“Ini luar biasa. Desa di tengah hutan yang aksesnya terpencil bisa dibuka bersama lewat TMMD. Kehadiran TNI untuk sinergi dengan Polri dan Pemda untuk membangun daerah sangat ditunggu tunggu masyarakat lewat TMMD seperti ini. Semoga jalan ini bermanfaat untuk memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat,” ucap Danrem singkat.

Penulis : Arf
Published : Biro Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nyalakan Notifikasi    OK No thanks