DPRD Anggap Tagline Sesarengan Mbangun Blora Hanya Slogan Belaka

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora telah menggelar rapat paripurna dengan Pemerintah Daerah dalam rangka Penetapan Propemperda tahun 2023, Persetujuan bersama terhadap 6 Raperda, serta Pandangan umum fraksi-fraksi terhadap RAPBD Kabupaten Blora tahun anggaran 2023.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Blora, HM Dasum yang dihadiri Bupati Arief Rohman, Forkopimda serta OPD di ruang sidang setempat, Selasa (29/11).

Dalam sesi penyampaian Pandangan umum fraksi-fraksi terhadap RAPBD Kabupaten Blora tahun anggaran 2023, Jariman selaku juru bicara Gabungan Fraksi Persatuan Pembangunan DPRD menilai tagline Sesarengan Mbangun Blora hanya slogan dan simbolik belaka.

“Fraksi Persatuan Pembangunan, ingin menanyakan Konsep Slogan Sesarengan mBangun Blora yang selama Ini selalu ditulis dalam banner, baliho, kaos-kaos, dan lain-lain. Namun dari kenyataan yang ada, konsep nyata sesarengan masih belum kami rasakan,” ucapnya yang juga Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan.

Ia menyontohkan, beberapa kegiatan OPD di tingkat kecamatan tidak pernah melibatkan mitra Komisi dari anggota DPRD.

“Misal, ada kegiatan dengan OPD mitra komisi atau kegiatan di kecamatan tidak pernah melibatkan anggota dewan di wilayah masing ataupun sesuai mitra OPD yang memiliki kegiatan,” tegasnya.

Jariman juga menyampaikan, salah satu agenda Bupati Blora tentang ngopi bareng untuk menyerap aspirasi masyarakat hanya sekedar wacana.

“Apalagi dari dulu kita dijanjikan kegiatan NGOPI BARENG, yang wacananya sebagai forum bersama warga masyarakat untuk diskusi, menyerap aspirasi bersama eksekutif dan Anggota DPRD serta menerima informasi pembangunan daerah secara bersama-sama, namun sampai sekarang wacana itu masih sekedar wacana. Untuk itu, kami FPP menagih janji terkait realisasi konsep Sesarengan mBangun Blora yang nyata. Tidak hanya sekedar slogan dan simbolik belaka,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengharapkan adanya solusi untuk para petani yang kesulitan membeli BBM bersubsidi jenis solar.

“Fraksi Persatuan Pembangunan mengharapkan solusi secepatnya terkait BBM subsidi jenis solar untuk petani agar dipermudah pembeliannya, sampai saat ini masih banyak petani yang harus bersusah payah mendapatkan solar subsidi untuk kegiatan pertanian,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nyalakan Notifikasi OK No thanks