Tiga Warga Desa Candi Blora Terseret Arus Banjir, Satu Belum Ditemukan

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Sebanyak 3 (tiga) orang warga Desa Candi Kecamatan Todanan Kabupaten Blora dikabarkan hanyut terseret arus banjir di Sungai Kalisoko, Selasa (29/11) sore.

Kapolsek Todanan, Iptu Sulbekti menceritakan ketiga korban merupakan warga Desa Candi yang bernama bernama Ali Rifai 55 tahun, Siti Maryam 38 tahun dan Sulastri 45 tahun.

Berdasarkan keterangan yang diperolehnya, ketiga korban tersebut pada Selasa sore sedang bercocok tanam di ladang dan sekitar pukul 16:00 WIB cuaca sedang hujan lebat.

Setelah itu, sekitar pukul 17:00 WIB ketiga orang tersebut belum pulang ke rumah. Kemudian, warga mendatangi lokasi dan disitu hanya menemukan sepeda motor milik korban.

“Sekira pukul 20.45 WIB, kami menerima laporan bahwa telah diketemukan korban hanyut terseret arus sungai di Sungai Kalisoko turut tanah Dukuh Kalisoko Desa Karanganyar Kecamatan Todanan,” ucapnya.

Selanjutnya, pihaknya dibantu Satpol PP, Koramil Todanan dan tim medis dari Puskesmas Gondoriyo menuju ke TKP.

“Sekitar jam 11 malam atas nama Siti Maryam berhasil ditemukan di sungai Kalisoko dan Ahamd Rifai ditemukan pagi ini sekitar pukul 6 pagi di Barat jembatan sungai Pelabuhan, merupakan pasangan suami istri (Pasutri),” bebernya.

Hingga kini, petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan atas nama Sulastri. Sedangkan untuk kedua korban langsung dimakamkan

“Kami bersama warga, TNI, Banser, BPBD dan Tim Sar akan melakukan proses pencarian dengan melakukan penyusunan sepanjang sungai,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nyalakan Notifikasi OK No thanks